Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Din Syamsuddin: Bela Negara Wajib Bagi Seorang Muslim

Rapat Pleno II Dewan Watim MUI di Gedung MUI Pusat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/11/2015)
Bagikan:

Hidayatullah.com- Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) Pusat Prof. Dr. H. Din Syamsuddin menyatakan Wantim MUI mendukung program pemerintah soal bela negara.

“Wajib bagi seorang Muslim untuk membela negaranya,” kata Din dalam konferensi pers usai Rapat Pleno II Wantim MUI di Kantor MUI Pusat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta, Kamis (26/11/2015) siang.

Lebih lanjut, Din mengatakan kalau ulama mendukung dan mendorong penuh program bela negara. Akan tetapi, ia menekankan bahwa bela negara tidak hanya secara fisik tetapi juga lebih secara mental (spiritual dan ruhaniah).

“Perlu ada penguatan kesadaran dan komitmen seluruh elemen bangsa. Bela negara harus dikaitkan dengan pembangunan diri,” ujar Din.

Rapat Pleno II Dewan Pertimbangan MUI Pusat ini dihadiri oleh pengurus beserta anggotanya yang merupakan Ketua Umum Ormas Islam, perwakilan dari berbagai Ormas Islam yang ada di Indonesia.

Din menyampaikan, hasil Rapat Pleno II Dewan Pertimbangan tersebut akan disampaikan kepada Dewan Pimpinan MUI Pusat. Dan rekomendasinya juga akan disampaikan kepada pemerintah agar bisa disempurnakan serta untuk bisa dipraktikkan.

“Selain itu, ormas Islam yang ikut serta dapat menyebarluaskannya kepada seluruh umat Islam,” tandas Din.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

FUI Gagal Bertemu Ansyaad Mbai

FUI Gagal Bertemu Ansyaad Mbai

Soal Pajak Diskotik Dihapus, Anggota DPR: Sebaiknya Hiburan Malam Diminimalisir

Soal Pajak Diskotik Dihapus, Anggota DPR: Sebaiknya Hiburan Malam Diminimalisir

Massa Bakar Kafe Maksiat di Singkarak

Massa Bakar Kafe Maksiat di Singkarak

Buya Anwar Abbas: MUI Minta Indonesia Upayakan Sri Lanka Tak Menutup Sekolah Islam

Muhammadiyah Mengajak Semua Bijak Sikapi Penggunaan Dirham Pasar Muamalah

Fadlan R Garamatan: Irian Adalah Wilayah NKRI, Bukan GIDI

Fadlan R Garamatan: Irian Adalah Wilayah NKRI, Bukan GIDI

Baca Juga

Berita Lainnya