Ahad, 28 Maret 2021 / 14 Sya'ban 1442 H

Nasional

Anggota DPRD: Pemprov DKI Jangan Tuli, Dirikan JPO di Lokasi Rawan Kecelakaan

FOTO AMIN INSANI
Bus Transjabodetabek di TKP sesaat setelah kejadian menabrak siswi LIPIA
Bagikan:

Hidayatullah.com—Merespon musibah kecelakaan terhadap penyeberang jalan di wilayah Warung Buncit Jakarta Selatan pada Kamis (19/11/2015) sore, anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS dari daerah pemilihan Jakarta Selatan VIII Achmad Yani mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera mendirikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di lokasi yang sering dipakai warga untuk penyeberangan.

“Di lokasi tersebut ada kampus LIPIA yang berseberangan dengan pemukiman warga dan Mal Pejaten Village, di mana jumlah warga yang menyeberang cukup banyak,” jelas pria yang akrab disapa Bang Yani, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jum’at (20/11/2015).

Apalagi menurut informasi masyarakat, di wilayah tersebut sering terjadi kecelakaan.

Yani melanjutkan, selain di Warung Buncit, di wilayah Mampang juga terjadi, masyarakat sangat membutuhkan akses JPO, terlebih ditempat tersebut sering terjadi kecelakaan, baik dengan kendaraan pribadi dan angkutan umum, seperti Metromini, Kopaja serta Tranjakarta.

“Kami sudah sampaikan ke pihak yang berwenang, karena sudah kesekian kalinya menelan korban jiwa, kami sampaikan ke Wali Kota Jakarta Selatan, kemudian Dinas Perhubungan, yang katanya akan dilaksanakan, namun sampai hari ini belum berdiri JPO-nya,” ujar Yani kecewa.

Pemprov DKI masih menurut Yani yang juga anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, sudah seharusnya memberikan perlindungan, keamanan dan kenyamanan kepada warganya.

Karena masalah keselamatan jiwa dinilai penting, Pemprov DKI tidak perlu menilai JPO harus berjarak 500 meter baru ada JPO lagi. Menurutnya, harus dilihat kepentingannya dan efektifitasnya, jangan JPO diletakan jauh dari akses warga melintas.

“Warga telah mengadu berkali-kali, Pemprov DKI harusnya peka dan tanggap, jangan tuli. Pemerintah harus mewujudkan JPO dilokasi tersebut, segera! Atau korban jiwa akan terus semakin bertambah,” tegas Yani mengakhiri.*

 

 

Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pansus RUU Terorisme: Definisi “Teroris” Perlu

Pansus RUU Terorisme: Definisi “Teroris” Perlu

Terkait SARA, PAN Laporkan Kader NasDem Viktor ke Bareskrim

Terkait SARA, PAN Laporkan Kader NasDem Viktor ke Bareskrim

Penistaan Lagi, Kini Ada Sepatu Berlafadz Ayat Al-Qur’an

Penistaan Lagi, Kini Ada Sepatu Berlafadz Ayat Al-Qur’an

Tak Terbukti SARA, Rhoma Akhirnya Bebas

Tak Terbukti SARA, Rhoma Akhirnya Bebas

Hari ini Komnas HAM Serahkan Barang Bukti ke Bareskrim, Terkait Penembakan 6 Laskar FPI

Hari ini Komnas HAM Serahkan Barang Bukti ke Bareskrim, Terkait Penembakan 6 Laskar FPI

Baca Juga

Berita Lainnya