Senin, 18 Oktober 2021 / 11 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Komnas HAM: Jangan Terburu-buru Mengaitkan Tragedi Paris dengan Agama

actualpost
Manager Nasution (kiri) bersama komisioner Komnas HAM
Bagikan:

Hidayatullah.com – Masyarakat diminta untuk tidak terprovokasi dan saling menyalahkan atas serangan yang terjadi di Paris, Prancis pada Jum’at (13/11/2015) malam.

Demikian disampaikan Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution dalam rilisnya kepada hidayatullah.com, Ahad, (15/11/2015).

Menurutnya, tindakan yang menewaskan 153 orang tersebut tidak dapat dibenarkan, apapun motif dan alasannya.

“Itu sama sekali tidak bisa dibenarkan oleh nurani kemanusiaan. Semua harus bersatu padu menentang tindakan yang menistakan martabat manusia,” ujar Maneger.

Ia menambahkan, agar semua pihak dapat menahan diri untuk tidak terburu-buru mengaitkan tindak kekerasan tersebut dengan agama.

“Karena tidak ada satupun agama yang mentolerir praktik pemaksaan kehendak dengan kekerasan,” ungkapnya.

Untuk itu, Manager mengharap kepada pemangku kepentingan dan otoritas di Indonesia bersama tokoh-tokoh umat beragama agar turut mengedukasi masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan saling menyalahkan yang justeru akan memperkeruh keadaan.

“Mari bersatu melawan teror kemanusiaan,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, terjadi penyerangan oleh sekelompok orang di beberapa tempat di Paris yang menewaskan ratusan orang. 112 korban diantaranya terjadi di gedung konser Bataclan Concert Hall.*

Rep: Yahya G. Nasrullah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Israel Negara Muslim

MAPIM: Zionis-’Israel’ Sedang ‘Mengincar’ 3 Negara Muslim di Asia

SBY: Penyadapan Kejahatan Serius,  Polri Harus Tegakkan Hukum

SBY: Penyadapan Kejahatan Serius, Polri Harus Tegakkan Hukum

Lagi, UIN Sunan Ampel Surabaya Tak Bolehkan Mahasiswi Bercadar

Lagi, UIN Sunan Ampel Surabaya Tak Bolehkan Mahasiswi Bercadar

Angka kemiskinan naik, pandemi

Mahfud MD Sebut Angka Kemiskinan Naik Akibat Pandemi Covid-19, Setahun Terakhir 9,7 Persen

Dahnil Sarankan Presiden-Polri Bentuk TGPF Penyerangan Novel

Dahnil Sarankan Presiden-Polri Bentuk TGPF Penyerangan Novel

Baca Juga

Berita Lainnya