Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Soal Bencana Asap, PBB Usulkan Para Ulama Gelar Shalat Istisqa’

MS Kaban
Bagikan:

Hidayatullah.com- Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang (DPP PBB) mengusulkan kepada pemerintah supaya segara menginstruksikan para ulama untuk melakukan shalat Istisqa’ guna menyelesaikan masalah asap akibat pembakaran lahan di sejumlah daerah.

“Kalau Gusdur saat ini masih menjadi Presiden Republik Indonesia, dia langsung kumpulkan ulama meminta sholat minta hujan dan masalah selesai,” demikian disampaikan Ketua Umum DPP PBB Prof. Yusril Ihza Mahendra dalam konferensi pers bertajuk “Setahun Kinerja Pemerintahan Jokowi-JK” yang digelar di Markas Besar PBB, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2015) siang.

Yusril menegaskan bahwa bencana asap di beberapa wilayah Indonesia akibat dari pembakaran lahan semestinya menjadi prioritas utama bagi pemerintah utuk segera di tangani, karena sudah berdampak sangat luas terhadap masyarakat [baca: Mantan Menteri Kehutanan Nilai Pemerintah Lambat Tangani Bencana Asap].

Sementara itu. Ketua Majelis Syuro DPP PBB MS Kaban, M.Si mengatakan melakukan sholat istisqa merupakan salah satu cara yang dapat ditempuh pemerintah untuk mengatasi masalah asap. Kendati demikian, dia menilai penanganan asap oleh pemerintah harus didukung dengan regulasi yang tegas.

“Pemerintah harus bersikap tegas melarang pembukaan lahan dengan cara membakar di manapun dan apapun alasannya,” tegas Mantan Menteri Kehutanan Era Susilo Bambang Yudhoyono ini.

Selain itu, Kaban mendesak kepada pemerintah supaya segera merevisi Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang dinilai memberikan celah dalam kegiatan pembakaran hutan. [baca: PBB Desak Pemerintah Revisi UU Pengelolaan Lingkungan Hidup].

“Pemerintah harus tegas menerapkan zero burning atas lahan hutan,” kata Kaban.

Dalam UU tersebut, dikatakan Kaban, kalau petani masih diperbolehkan melakukan kegiatan pembakaran hutan untuk membuka lahan baru, meskipun dengan ketentuan khusus. Namun, kemudian yang menjadi pertanyaan kalau ada ratusan petani yang hendak membuka lahan terus melakukan pembakaran hutan tentu akan berdampak besar.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Effendi Gazali: Siapa Sebetulnya yang Membayar Lembaga-lembaga Survei?

Effendi Gazali: Siapa Sebetulnya yang Membayar Lembaga-lembaga Survei?

Terima KWI, Kemenag Sebut UU PUB Modal Besar Menjaga Kebersamaan

Terima KWI, Kemenag Sebut UU PUB Modal Besar Menjaga Kebersamaan

Aktivis Muhammadiyah Dukung Prabowo-Sandi, Bentuk Tim Pemenangan

Aktivis Muhammadiyah Dukung Prabowo-Sandi, Bentuk Tim Pemenangan

Ulama Sumenep Dukung Bupati Pamekasan Tutup Tempat Maksiat

Ulama Sumenep Dukung Bupati Pamekasan Tutup Tempat Maksiat

Pemerintah Tak Perlu tangani kasus ISIS dengan Pendekatan Terorisme

Pemerintah Tak Perlu tangani kasus ISIS dengan Pendekatan Terorisme

Baca Juga

Berita Lainnya