Jum'at, 24 September 2021 / 17 Safar 1443 H

Nasional

Padang Dicanangkan Sebagai Kota Penghafal Al-Qur’an dan Shalat Subuh

D. Nurja
Walikota Padang saat apel akbar "Semarak Subuh" di Lapangan Imam Bonjol.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Sejarah baru diukir bagi kota Padang, Sumatera Barat. Ibukota provinsi Sumbar ini dicanangkan sebagai Kota Penghafal Al-Qur’an dan Shalat Subuh Berjamaah di setiap masjid atau surau.

Pencanangan itu dilakukan Walikota H. Mahyeldi Dt. Marajo pada apel akbar “Semarak Subuh” yang dilaksanakan di Lapangan Imam Bonjol, Ahad (18/10/2015).

Menurut Walikota, bagi santri yang rutin melaksanakan shalat Subuh berjamaah di masjid tanpa terputus, nantinya akan diberi hadiah berupa uang. Begitu juga yang berhasil menghafal Al Quran 30 juz akan diberangkatkan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Dalam pelaksanaannya nanti akan ada tim pengawas di masjid dan mushalla atau surau di lingkungannya masing-masing. Untuk waktu penilaian akan ditentukan lebih lanjut.

“Pemerintah Kota Padang akan menganggarkan sekitar Rp. 500 juta untuk itu. Masing-masing santri yang berhasil melaksanakan shalat Subuh 40 kali berturut-turut tanpa terputus akan diberi hadiah dengan besaran yang memadai. Hal itu guna memotivasi para santri didikan Subuh lebih bersemangat,” sebut Wako Mahyeldi.

Ia berharap, siswa-siswi yang mengikuti Didikan Subuh di TPQ/TQA masing-masing agar lebih rajin. Selain mengikuti shalat Subuh berjamaah, juga harus rajin pula meningkatkan hafalan ayat-ayat Al-Quran. Sebab, ia ingin masyarakat Kota Padang semakin religius dan menjadi masyarakat penghafal Quran.

Dia yakin, dengan rajin shalat subuh berjamaah di masjid dan menghafal Quran akan menanamkan rasa mencintai agama dan mereka akan semakin memiliki dasar keimanan yang kuat. “Hanya orang yang memiliki keimanan yang kuatlah yang layak menjadi pemimpin. Mereka yang memiliki keyakinan dan keimanan ibarat sebatang pohon yang akarnya menghunjam dalam ke bumi dan batangnya menjulang tinggi serta berbuah setiap musim. Mereka adalah generasi yang beriman seperti siswa TPQ/TQA yang hadir saat ini,” sebutnya.

Walikota dengan lantang menyerukan, “Apakah kalian siap menjadi pemimpin?” Secara serempak dan lantang para santri menyahut, “Siaaap !”.*

Rep: D. Nurja
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Miss World Tumbuhkan Kemarahan, SBY Diminta Menghentikan

Miss World Tumbuhkan Kemarahan, SBY Diminta Menghentikan

Soal Salam Lintas Agama, MUI Jatim: Muslim Cukup Ucapkan “Assalamu’alaikum…”

Soal Salam Lintas Agama, MUI Jatim: Muslim Cukup Ucapkan “Assalamu’alaikum…”

Pemerintah Harus Jelaskan Maksud Titik Nol Peradaban Islam Nusantara

Pemerintah Harus Jelaskan Maksud Titik Nol Peradaban Islam Nusantara

MIUMI: Pemuda harus ikut Berperan dalam Mempersatukan Tokoh Islam

MIUMI: Pemuda harus ikut Berperan dalam Mempersatukan Tokoh Islam

Ulil Abshar Kecewa Wapres Sebut Syiah Bukan Islam

Ulil Abshar Kecewa Wapres Sebut Syiah Bukan Islam

Baca Juga

Berita Lainnya