Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Syiarkan Islam, Tim Ekspedisi BMH Mendaki Gunung Prau

muh. abdus syakur/hidayatullah.com
Tim Ekspedisi BMH di puncak Gunung Prau dengan latar belakang gunung-gunung lainnya (18/10/2015).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Tim Ekspedisi Lembaga Amil Zakat Nasional BMH melakukan pendakian Gunung Prau di dataran tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu-Ahad (17-18/10/2015).

“Dari Puncak Gunung Prau, Dieng, 2565 mdpl, Keluarga Besar Baitul Maal Hidayatullah (BMH) mengucapkan, ‘Sukseskan Munas IV Hidayatullah di Balikpapan’,” ujar 12 anggota pendaki itu, Ahad pagi.

Pembentangan spanduk para pendaki itu tak pelak menarik perhatian sebagian para pendaki di Puncak Gunung Prau.

Untuk diketahui, menurut petugas di pos jaga Gunung Prau, pada Sabtu-Ahad itu terdapat sekitar 1500 pendaki.

“BMH sebagai organisasi sosial di bawah organisasi massa Hidayatullah turut menggemparkan Munas IV Hidayatullah,” ujar Staf Program dan Pendayagunaan BMH Pusat, Syukur Sudani Hulu di sela-sela ekspedisi itu.

Tim dilepas oleh Direktur Operasional I BMH Pusat, M Chofadz, di kantornya, Jl Raya Pasar Minggu, Kalibata Office Park, nomor 21 blok H, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2015) sore.

Malamnya, rombongan berangkat dengan kereta api ke Stasiun Purwokerto dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Sabtu pagi, tim meluncur dari Purwokerto ke Dieng dengan angkutan umum.

Pendakian dimulai sekitar pukul 15.17 WIB, diketuai oleh Firjun Zaelani, Manager SDM BMH Pusat. Pendakian ini melalui pintu masuk di Desa Patakbanteng, Kecamatan Kejajar.

Rombongan tiba di puncak Prau sekitar pukul 17.37 WIB, sebelumnya didahului rombongan pertama. Disusul rombongan terakhir beberapa saat kemudian.

Di antara tantangan dalam pendakian ini, kelandaian treknya dinilai ekstrem oleh sejumlah pendaki dan banyaknya debu hampir di sepanjang rute pendakian.

“Ekspedisi ini sudah kami rencanakan sejak lama,” ujar Syukur, satu dari sebagian besar kru BMH Pusat yang pertama kalinya mendaki.

Pendakian Gunung Prau. [Foto: Syakur]

Pendakian Gunung Prau. [Foto: Syakur]

Jaga Shalat Jamaah

Firjun mengatakan, ekspedisi tersebut bukan sebatas mendaki, tapi juga mensyiarkan dakwah Islam bagi masyarakat luas khususnya para pendaki lain.

“(Yaitu) dengan kita tetap menjaga shalat berjamaah (khususnya) selama kegiatan ini,” ujarnya kepada anggotanya sebelum turun dari puncak.

Pengamatan media ini, shalat berjamaah memang selalu dijalankan para pendaki tersebut. Ahad sore, tim meninggalkan Wonosobo, dan diagendakan tiba di Jakarta pada Senin (19/10/2015) pagi dengan bus umum.

Sebagaimana diketahui, Munas IV Hidayatullah insya Allah akan berlangsung di Balikpapan, 7-10 November 2015.*

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Fatwa Syiah MUI Jatim Digugat, Sidang Langsung Tutup

Fatwa Syiah MUI Jatim Digugat, Sidang Langsung Tutup

MQ Luncurkan TV Islam

MQ Luncurkan TV Islam

Din Sayangkan Pengerahan Tentara

Din Sayangkan Pengerahan Tentara

KH Hasyim Muzadi: HAM Siapa Yang Dibela Komnas

KH Hasyim Muzadi: HAM Siapa Yang Dibela Komnas

MUI: Kemenkes-RS Wajib Atur Shift Nakes Muslim Agar Bisa Shalat

MUI: Kemenkes-RS Wajib Atur Shift Nakes Muslim Agar Bisa Shalat

Baca Juga

Berita Lainnya