Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Komnas HAM Dukung Penggunaan Jilbab Bagi Prajurit Wanita TNI

demotix.com
Tentara wanita Malaysia menggunakan jilbab di acara 'Malaysian Army Open Day' di Kuala Lumpur 2011 (ilustrasi)
Bagikan:

Hidayatullah.com- Hari jado TNI 2015 ke 70, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendukung Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk membuat aturan pemakaian jilbab sebagai seragam dinas bagi prajurit wanita.

Keinginan Korps Wanita (Kowan) TNI mengenakan jilbab merupakan hak asasi manusia berupa kebebasan beragama yang dijamin Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 maupun Undang-Undang (UU) HAM.

“Selamat ulang tahun TNI RI. Semoga makin profesional dan dicintai rakyat,” demikian ucapan selamat disampaikan Komisioner Komnas HAM, DR. Manager Nasution dalam rilisnya yang diterima hidayatullah.com, Selasa (06/10/2015).

Manager menuturkan Komnas HAM akan mendorong Panglima TNI agar menerbitkaan peraturan tentang dibolehkannya bagi prajurit wanita TNI untuk berhijab seperti halnya yang telah dilakukan pihak kepolisian.

Peraturan tersebut menurutnya perlu diterbitkan oleh pimpinan TNI. Karena berkaitan dengan kewajiban negara dalam memenuhi hak-hak dasar konstitusional setiap warga negara. Terutama terkait hak-hak kaum perempuan sesuai dengan amalan agama seperti dijamin dalam pasal 28 dan 29 UUD 1945 dan UU nomor 39 tahun 1999 tentang HAM.

“Dalam regulasi itu pemenuhan HAM bagi semua warga negara adalah kewajiban utama negara,” tuturnya.

Menurut Manager jika panglima TNI bisa menerbitkan aturan tersebut maka menunjukkan adanya political will negara terhadap warganya wabil khusus institusi TNI kepada prajurit wanitanya.

“Semoga ini menjadi pertanda baik untuk meningkatkan trust masyarakat kepada TNI. Dan pada akhirnya dapat menghadirkaan keyakinan publik terhadap negara atau TNI dalam penegakkan HAM,” pungkas Manager.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

FPI: Habib Rizieq Shihab Segera Pulang ke Indonesia

FPI: Habib Rizieq Shihab Segera Pulang ke Indonesia

Komnas HAM Soroti Pembatalan Perda Oleh Kemendagri

Komnas HAM Soroti Pembatalan Perda Oleh Kemendagri

HTI: Watak Assad Mirip Fir’aun

HTI: Watak Assad Mirip Fir’aun

Sekjen Golkar: Asing ‘Menjajah” Indonesia

Sekjen Golkar: Asing ‘Menjajah” Indonesia

Setelah Surabaya, Ledakan terjadi di Sidoarjo, Aktor Intelektual Harus Diungkap

Setelah Surabaya, Ledakan terjadi di Sidoarjo, Aktor Intelektual Harus Diungkap

Baca Juga

Berita Lainnya