Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Proses Hukum kasus Tolikara Tetap Berjalan Meski Proses Rehabilitasi Selesai

Ahmad Damanik/hidayatullah.com
Mensos, Khafifah Indar Parawangsa
Bagikan:

Hidayatullah.com—Menteri Sosial (Mensos) Chofifah Indar Parawangsa menegaskan proses hukum berkaiatan dengan “Insiden Idul Adha di Tolikara” tetap berjalan meski rehabilitasi sudah selesai.

Pernyataan ini disampaikan Mensos Chofifah mengacu pada pernyataan Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan awal September 2015 di kediamannya saat mengundang Bupati Tolikara Usman Wanimbo, Imam Masjid Tolikara Ali Mukhtar, tokoh GIDI, dan tokoh adat Tolikara lainnya.

“Menpolhukam saat itu mengatakan, proses hukum positif atas insiden intoleransi di Tolikara tetap berjalan,“ ujar Mensos.

Meski ia menyatakan bukan wilayahnya untuk mengomentari hal tersebut, namun ia dikatakan menanggapi pernyataan Bupati Tolikara Usman Wanimbo dalam sambutan peresmian Masjid Khairul Ummah di halaman Koramil Karubaga, Rabu (23/09/2015), di mana Usman Wanimbo berharap jika proses rehabilitasi di Tolikara selesai, maka sebaiknya proses hukum atas kasus insiden intoleransi juga selesai.

Dengan kata lain, dua orang tokoh GIDI Tolikara yang sedang dlm proses penahanan di Polda Jayapura, segera dibebaskan.

Seperti diketahui, Menteri Sosial, Khafifah Indar Parawangsa, hari Rabu (23/09/2015) pagi meresmikan penggunaan Masjid Khairul Umah, Tolikara, pengganti Masjid Baitul Muttaqien. [Baca: Mensos Resmikan Masjid Khairul Ummah Tolikara]

Dalam acara sambutan, Bupati Tolikara Usman Genongga Wanimbo pemerintah daerah bersama aparat TNI dan Polri, serta umat kristiani akan mengamankan jalannya shalat Idul Adha dan pelaksanaan pemotongan hewan qurban. [Baca: Bupati Tolikara Ajak Jemaat GIDI Jaga Idul Adha]

Sementara Mensos berharap selesai dibangunnya pengganti masjid yang terbakar dapat menjadi pintu masuk bagi terjalinnya kembali kebersamaan dan toleransi antar umat beragama di Tolikara.

“Mari kita sama-sama berlomba-lomba dalam menebarkan kebaikan,” kata Chafifah dalam sambutanannya di halaman Koramil Karuba.

“Saya sepakat dan sependaoat dgn pernyataan Pak Bupati Usman Wanimbo, karena ungkapan semacam itulah yang kerap disampaikan oleh Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassallam,” jelasnya sambil mengutip sebuah ayat Al Qur’an.

“Rasullah sering berkata: lindungilah kaum minoritas dan perempuan,” tambah Khafifah
Mensos sependapat dengan pernyataan Bupati Tolikara dalam sambutannya yang menyatakan bahwa maayarakat mayoritas di Tolikara, yakni umat Gereja Injili di Indonesia (GIDI) harus melindungi umat Muslim yang minoritas.*/ Agus Soelarto (Komat Tolikara)

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Hasil Aksi 169, PKS Salurkan Dana Rp 1,2 M untuk Rohingya

Hasil Aksi 169, PKS Salurkan Dana Rp 1,2 M untuk Rohingya

Tokoh NU dan Warga akan Gelar Doa Bersama Kelancaran Penutupan Dolly

Tokoh NU dan Warga akan Gelar Doa Bersama Kelancaran Penutupan Dolly

MUI Balikpapan Desak Pemkot Tutup Pelacuran

MUI Balikpapan Desak Pemkot Tutup Pelacuran

Masih Terus Terjadi Ketimpangan Struktural di Indonesia

Masih Terus Terjadi Ketimpangan Struktural di Indonesia

Sejarawan Tiar Anwar Bachtiar Ingatkan Prioritas Umat Islam adalah Agenda Keilmuan

Sejarawan Tiar Anwar Bachtiar Ingatkan Prioritas Umat Islam adalah Agenda Keilmuan

Baca Juga

Berita Lainnya