Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Fakhruddin ar-Razi Competition 2015 Digelar Serentak di 35 Kota

Bagikan:

Hidayatullah.com– Dengan pekikan Allahu Akbar, Fakhruddin ar-Razi Competition (FRC) ke-5 tahun 2015 resmi dibuka. Ketua Kwartir Nasional Pramuka (Kwarnas) Dr Adhyaksa Dault secara resmi membuka perhelatan akbar tahunan ini di GOR Ciracas Jakarta Timur, Ahad (20/09/2015).

Ketua Kwarnas yang mengenakan baju putih berpeci hitam merasa bangga bisa melihat calon generasi Islam yang hadir dalam kompetisi ini. Ia berharap, FRC ini kelak dapat melahirkan ulama yang intelek dan intelek yang ulama.

“Saya berdoa semoga di antara kalian ada yang jadi menteri atau bahkan presiden,” ungkapnya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Adhyaksa menjelaskan, acara FRC ini merupakan bentuk revolusi mental yang sebenarnya, yang bisa mencerdaskan generasi anak bangsa ke depan. Karenanya, ia sangat mengapresiasi adanya kompetisi FRC untuk tingkat SD dan SMP ini.

“FRC sudah lebih dulu melakukan revolusi mental,” tegas Adhyaksa seperti dalam siaran pers yang diterima hidayatullah.com.

Adhyaksa yakin acara tahunan Majalah Gontor dengan KPM ini bermanfaat bagi pembinaan generasi muda mendatang. “Semoga acara ini menginspirasi banyak pihak akan pentingnya mencetak calon ulama-ulama intelek, ulama yang hadir memimpin di jamannya.”

Sementara itu, Pemimpin Umum Majalah Gontor, Dr. Muhammad Emnis Anwar menjelaskan, pada hari yang sama ada hampir 10.000 siswa SD/MI kelas 4,5 dan 6 serta siswa SMP atau MTS kelas 7, 8 dan 9 yang berada di 35 kota di Indonesia dan Malaysia.

Berikut 35 kota yang terdaftar adalah Sorong-Papua, Makassar, Medan, Surabaya, Sidoarjo, Lumajang, Tuban, Gresik, Malang, Blitar, Nganjuk, Ngawi, Magetan, Kota Kediri, Kab.Kediri, Jember, Jombang, Madiun, Ponorogo, Semarang, Solo, Yogyakarta, Magelang, Banjar, Serang-Banten, Bandung, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Jakarta dan Malaysia.

“Alhamdulillah, dari tahun ke tahun peserta FRC selalu meningkat,” ucapnya.

Emnis berharap semoga acara ini bermanfaat dan mendapat ridlo Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Paling tidak upaya ini sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi kita menghadirkan kompetisi yang akan menjadi langkah awal terbentuknya para calon ulama intelek di masa depan.

Direktur Operasional Klinik Pendidikan MIPA (KPM), Muhammad Fahri dalam sambutannya menghimbau kepada para peserta agar menjadi juara, setidaknya juara dalam membangun semangat kompetisi untuk meningkatkan kualitas diri dalam pelajaran matematika dan pengetahuan agama Islam.

“Semoga diantara para peserta kelak ada yang menjadi pemimpin di masa mendatang, Aamiin..,” ungkapnya.

Ajang tahunan FRC ini tidak mewajibkan para peserta membayar biaya pendaftaran. Tapi bukan berarti gratis, melainkan memberikan seikhlasnya dengan cara memasukannya ke dalam kotak kerompak yang bisa diisi oleh calon peserta FRC, sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa atau sekolah.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

FPI Dibubarkan, Begini Reaksi Fadli Zon

FPI Dibubarkan, Begini Reaksi Fadli Zon

“Media Islam Banyak Membawa Manfaat”

“Media Islam Banyak Membawa Manfaat”

Polri Sudah Dengar Rencana Aksi Massa “Kepung” Istana

Polri Sudah Dengar Rencana Aksi Massa “Kepung” Istana

Komnas HAM Kecam Pembunuhan 31 Pekerja Papua

Komnas HAM Kecam Pembunuhan 31 Pekerja Papua

Aksi Damai Dukung Kemerdekaan Palestina di Jakarta

Aksi Damai Dukung Kemerdekaan Palestina di Jakarta

Baca Juga

Berita Lainnya