Rabu, 27 Oktober 2021 / 21 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Dinilai Lakukan Pelecehan, Penyair Saut Sitomurang Jadi Tersangka

MERDEKA
Penyair Saut Sitomurang jadi tersangaka kasus penghinaan di Medsos
Bagikan:

Hidayatullah.com–Sekian lama menjadi saksi kasus pencemaran nama baik, penyair asal Yogyakarta, Saut Situmorang, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Saut dipolisikan oleh penyair perempuan yang juga ibu rumah tangga Fatin Hamama karena telah memakinya dengan kata ‘bajingan’ lewat media sosial Facebook.

Saut Situmorang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Jakarta Timur. Saut dilaporkan Fatin Hamama, pada 31 Oktober 2014 lalu karena dinilai melakukan kekerasan seksual lewat sosial media.

“Saut Situmorang kini statusnya menjadi tersangka. Itu semata karena penghinaan dia terhadap saya,” kata Fatin, Senin (07/09/2015) dikutip laman MetroTV.

Fatin adalah satu dari 33 tokoh yang masuk dalam buku 33 Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh. Buku itu sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan penyair di Indonesia.

Fatin mengaku jengah dengan hinaan Saut yang berkata tak senonoh di media sosial terhadap dirinya. “Cibirannya melecehkan saya,” ujarnya.

Ia menilai banyak berita yang simpang siur soal kasus Saut Situmorang. Menurutnya, Saut terkesan menjadi tersangka karena kritik atas buku ’33 Tokoh Sastra’ ingin dibungkam.

Padahal, kata dia, penetapan tersangka tersebut atas dasar penghinaan terhadap seorang perempuan.

“Penyair Saut Situmorang kini statusnya menjadi tersangka tak ada hubungannya dengan kritik sastra. Itu semata karena penghinaan Saut Situmorang kepada seorang perempuan, terhadap saya sendiri,” kata Fatin melalui keterangan persnya, Senin (07/09/2015) seperti dikutip laman Merdeka.

“Dengan menyebut saya ‘lonte tua yang tak laku, bajingan, si jilbab’. Pembaca dapat juga melacak berita itu di google search,” ujar Fatin.

“Kemana lagi saya harus minta keadilan kecuali ke aparat hukum? Keluarga besar saya tak bisa menerima penghinaan ini. Biarlah pengadilan yang memutuskan, tambahnya.

Dalam surat tertanggal 2 September 2015 yang bertanda tangan Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, Kompol Tejo Yuantoro itu, Saut diminta hadir untuk pemeriksaan pada Jumat, 11 September mendatang, sebagai tersangka.

Akibat perbuatannya, saut dituduh melakukan penghinaan/pencemaran nama baik melalui media elektronik sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 ayat 1 jo pasal 27 ayat 3 UU RI Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau pasal 310 KUHP dan/atau pasal 311 KUHP.*

 

Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Inilah Sumber Pendanaan Gafatar Hingga Tetap Eksis Sampai Sekarang

Inilah Sumber Pendanaan Gafatar Hingga Tetap Eksis Sampai Sekarang

Komnas PT: Perokok Indonesia Terbesar Ketiga Dunia

Komnas PT: Perokok Indonesia Terbesar Ketiga Dunia

Limbah Farmasi di Teluk Jakarta, DPR Dorong Pemerintah Ambil Langkah Nyata

Limbah Farmasi di Teluk Jakarta, DPR Dorong Pemerintah Ambil Langkah Nyata

Sandi Inspirasikan Lompatan Ekonomi Indonesia

Sandi Inspirasikan Lompatan Ekonomi Indonesia

MUI Buka Posko Pengaduan Kejahatan Seksual Anak

MUI Buka Posko Pengaduan Kejahatan Seksual Anak

Baca Juga

Berita Lainnya