Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Rektor ITS: Kami tak Ingin ke ITS Karena Gelar, Tapi Karena Ridho Allah

cha/hidayatullah.com
Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof. Ir. Joni Hermana MSc (Putih) bersama Ustad Budi Ashari, LC, usai launching "Gerakan Shalah Subuh Berjamaah" di Masjid Manarul Ilmi ITS
Bagikan:

Hidayatullah.com–Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof. Dr Ir. Joni Hermana MSc, mengingatkan para mahasiswa yang masuk ke ITS harus berniat mencari ridho Allah, bukan sekedar mencari gelar ataupun pekerjaan semata. Agar mereka kelak akan selamat dunia dan akhirat.

“Saya ingin Kalian melangkah ke ITS hanya karena Ridho Allah. Kami tak ingin ke ITS untuk mencari kerja atau karena ingin gelar. Ini agar kalian selamat dunia akhirat,” demikian pernyataan Rektor ITS Surabaya, Prof. Joni Hermana saat sambutan Grand Launching Gerakan Shalat Shubuh Berjama’ah di Masjid Manarul Ilmi, Sabtu (29/08/2015).

Tak lupa, di acara yang dihadiri tidak kurang dari 5000 orang ini Joni meminta maaf pada para mahasiswanya.

“Mohon maaf terpaksa di ujung 1/3 malam dan dingin ini kalian (mahasiswa ITS) hadir di sini. Saya juga mengucapkan selamat melawan rasa dingin ini, “ tambahnya.

Dalam sambutanya di depan mahasiswa dan masyarakat yang menghadiri acara ‘Gerakan Shalat Subuh Berjamaah’ ini Joni memberi alas an mengapa mengajak para mahasiswanya ikut menghidupkan shalat Subuh berjamaah di masjid. [Baca: Rektor ITS Launching ‘Gerakan Shalat Shubuh Berjamaah’ di Masjid]

“Kenapa harus shalat Subuh? Karena shalat Subuh berjamaah di Masjid seperti shalat qiyamul lail semalam suntuk.”

Menurut Joni, teramat banyak keistimewaan shalat Subuh yang dijanjikan Allah Subhanahu Wata’ala, yang bisa dilaksanakan para mahasiswanya. Semata-mata, katanya, agar para mahasiswanya bisa menuai berkah dan selamat dunia akhirat.

“Kenapa shalat Subuh? Karena banyak keistinewaan shalat Subuh ini. Kalau kalian tahu manfaat shalat Subuh, kalian akan datang meski merangkak,” ujar Joni mengutip sebuah hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassallam.

Mengejar Gelar Terlalu Kecil

Saat ditemui hidayatullah.com seusai acara, Guru Besar Teknik Lingkungan FTSP ITS mengatakan, melalui “Gerakan Shalat Shubuh Berjamaah” ini, ia ingin mahasiswa mempunyai misi ketika kuliah. Sehingga kehidupan yang dijalani menjadi barakah.

“Ketika mereka kuliah itu sebenarnya ada misi, tidak sekedar mengejar duniawi seperti gelar atau pekerjaan, itu terlalu kecil,” ujarnya.

Menurutnya, ada dimensi lain yang lebih luas, yakni dimensi akhirat. Sebagaimana dijelaskan dalam al-Qur’an bahwa tujuan manusia diciptakan adalah semata untuk beribadah kepada Allah Subhanahu Wata’ala.

“Jadikanlah masa studi di ITS ini sebagai bagian dari ibadah itu. Jika sudah demikian insya Allah mereka akan selamat dunia dan akhirat,” tukasnya.

Selain itu, lanjut Prof. Joni, ia menginginkan mahasiswa mempunyai rasa persaudaraan dan persatuan yang kuat dan utuh satu dengan yang lainnya.

“Harapannya ini bisa menjadi kekuatan tersendiri dalam pengembangan karir mereka ke depan,” paparnya.

Saat ditanya mengenai sifat dari ‘Gerakan Shalat Shubuh Berjamaah’ ini, Prof. Joni mengatakan, bahwa gerakan ini merupakan hanya sebuah anjuran.

“Ini sifatnya trigger, kalau shalat shubuh sudah pasti wajib. Cuma kita ingin mengingatkan, lakukanlah di masjid,” jelas Guru Besar Teknik Lingkungan ini.

Prof. Joni menjelaskan, shalat shubuh dipilih karena di dalamnya terdapat banyak keutamaan-keutamaan bagi spiritualitas mahasiswa.

“Shalat shubuh itu menjadi acuan dari esensi spritual kita,” pungkasnya.

Acara ini dihadiri tidak kurang dari 5000 mahasiswa dari berbagai jurusan dan masyarakat sekitar. Mereka datang sebelum subuh hingga sempat membuat jalanan masuk ITS sempat macet.*/Yahya G. Nasrullah

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Syeikh Sameer Serukan Umat Islam Bersatu Bebaskan Al-Aqsha

Syeikh Sameer Serukan Umat Islam Bersatu Bebaskan Al-Aqsha

Wibawa Pemerintah Bisa Hilang karena Ketidakjelasan Soal Pembatalan Perda

Wibawa Pemerintah Bisa Hilang karena Ketidakjelasan Soal Pembatalan Perda

Pemuda Muhammadiyah Kembali Kritik Densus Tembak Mati Terduga Teroris

Pemuda Muhammadiyah Kembali Kritik Densus Tembak Mati Terduga Teroris

Sekularisasi Ilmu Di Barat Hasilkan Degradasi Adab Dan Akhlak

Sekularisasi Ilmu Di Barat Hasilkan Degradasi Adab Dan Akhlak

Unjuk Rasa Tolak Theo Safei

Unjuk Rasa Tolak Theo Safei

Baca Juga

Berita Lainnya