Jum'at, 22 Oktober 2021 / 15 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Rektor ITS Launching ‘Gerakan Shalat Subuh Berjamaah’ di Masjid

cha/hidayatullah.com
Lebih dari 5000 jamaah Subuh memadati Masjid Manarul Ilmi kampus ITS Surabay dalam launching 'Gerakan Subuh Berjamaah" oleh Rektor ITS, Prof Dr Joni Permana
Bagikan:

Hidayatullah.com – Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof. Ir. Joni Hermana MSc, mengatakan, para mahasiswa yang masuk ke ITS harus berniat mencari ridho Allah, bukan sekedar mencari gelar ataupun pekerjaan semata. Agar mereka kelak akan selamat dunia dan akhirat.

Demikian pernyataan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof. Ir. Joni Hermana MSc, pada saat sambutan Grand Launching “Gerakan Shalat Subuh Berjama’ah” di Masjid Manarul Ilmi, Sabtu (29/08/2015).

Saat ditemui hidayatullah.com seusai acara, Prof. Joni mengatakan, melalui “Gerakan Shalat Subuh Berjamaah” ini, ia ingin mahasiswa mempunyai misi ketika kuliah. Sehingga kehidupan yang dijalani menjadi barokah.

“Ketika mereka kuliah itu sebenarnya ada misi, tidak sekedar mengejar duniawi seperti gelar atau pekerjaan, itu terlalu kecil,” ujarnya.

Menurut Prof. Joni, ada dimensi lain yang lebih luas, yakni dimensi akhirat. Sebagaimana dijelaskan dalam al-Qur’an bahwa tujuan manusia diciptakan adalah semata untuk beribadah kepada Allah Subhanahu Wata’ala.

“Jadikanlah masa studi di ITS ini sebagai bagian dari ibadah itu. Jika sudah demikian insya Allah mereka akan selamat dunia dan akhirat,” tukasnya.

Selain itu, lanjut Prof. Joni, ia menginginkan mahasiswa mempunyai rasa persaudaraan dan persatuan yang kuat dan utuh satu dengan yang lainnya.

Mahasiswi ITS Subuh Berjamaah1

Mahasiswi ITS ini sudah berduyun-duyun ke masjid sebelum Subuh [hidayatullah.com]

“Harapannya ini bisa menjadi kekuatan tersendiri dalam pengembangan karir mereka kedepan,” paparnya.

Saat ditanya mengenai sifat dari ‘Gerakan Shalat Shubuh Berjamaah’ ini, Prof. Joni mengatakan, bahwa gerakan ini merupakan sebuah anjuran.

“Ini sifatnya trigger, kalau shalat shubuh sudah pasti wajib. Cuma kita ingin mengingatkan, lakukanlah di masjid,” jelas Guru Besar Teknik Lingkungan ini.

Prof. Joni menjelaskan, shalat shubuh dipilih karena di dalamnya terdapat banyak keutamaan-keutamaan bagi spiritualitas mahasiswa.

“Shalat shubuh itu menjadi acuan dari esensi spritual kita,” pungkasnya.

Acara Grand Launching “Gerakan Shalat Shubuh Berjamaah” ini dihadiri oleh sekitar 5000 lebih mahasiswa dan mahasiswi, serta warga sekitar kampus. Kegiatan ini juga dilanjut dengan pembagian sarapan gratis kepada jamaah. */Yahya G. Nasrullah

 

 

Rep: Admin Hidcom
Editor: Huda Ridwan

Bagikan:

Berita Terkait

Reuni 212 di Monas Berakhir Pada Senin Pagi

Reuni 212 di Monas Berakhir Pada Senin Pagi

Hidayatullah Minta Rencana Pendaftaran Muballigh Dibatalkan

Hidayatullah Minta Rencana Pendaftaran Muballigh Dibatalkan

Komnas HAM: Pendataan Ulama Timbulkan Ketakutan Publik, Sebaiknya Dievaluasi

Komnas HAM: Pendataan Ulama Timbulkan Ketakutan Publik, Sebaiknya Dievaluasi

Menteri Juga Manusia, Ngantuk di Sidang Kabinet

Menteri Juga Manusia, Ngantuk di Sidang Kabinet

PBNU: Pilkada Harus Berlangsung Jujur dan Taat Hukum

PBNU: Pilkada Harus Berlangsung Jujur dan Taat Hukum

Baca Juga

Berita Lainnya