Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Jokowi Minta Maaf Pada PKI Dinilai Sama Saja Menyalahkan TNI dan Ulama

Achmad Fazeri/Hidcom
Habib Rizieq Syihab saat berorasi dalam gelaran Parade Tauhid Indonesia Ahad (16/08/2015)
Bagikan:

Hidayatullah.com– Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab menegaskan bahwa andaikata Jokowi jadi meminta maaf kepada Partai Komunis Indonesia (PKI), maka Jokowi sama saja menyalahkan TNI dan para ulama, termasuk menyalahkan NU dan Muhammadiyah.

“Jika sampai itu terjadi, Jokowi sama saja membuka luka lama di hati umat Islam. Jangan coba-coba memberikan kesempatan kepada PKI dan simpatisannya untuk berkuasa. Jika sampai PKI berkuasa, umat Islam wajib menyiapkan diri untuk memenuhi panggilan jihad melawan PKI,” tegas Habib saat menyampaikan orasinya pada gelaran Parade Tauhid Indonesia (PTI), di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Ahad (16/08/2015).

Habib menyampaikan jika gerakan PKI  saat ini sudah semakin merajelela, sebagaimana peristiwa yang terjadi di Univesitas Jember belum lama ini yaitu  ada beberapa mahasiswa yang menggambar tembok kampus dengan gambar palu arit yang merupakan simbol milik PKI.

“Inilah momen kebersamaan dan persaudaraan untuk bersatu merapatkan barisan dan melawan PKI. Mari kita satukan hati dan langkah untuk itu,” demikian Habib.

Sebab, kata Habib, kita tahu bersama jika PKI jelas-jelas telah menolak hukum agama di Indonesia. Dan tidak hanya PKI, tetapi juga liberalisme sama-sama menolak syariat Islam di Indonesia.

“PKI dan liberal sama saja, karena mereka menolak penerapan syariat Islam dalam kehidupan,” pungkas Habib.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Achmad Fazeri

Bagikan:

Berita Terkait

Menjaga Kehalalan Makanan (2)

Menjaga Kehalalan Makanan (2)

Meneg PP: Akses Perempuan di Ranah Publik Tentukan Kualitas Keluarga

Meneg PP: Akses Perempuan di Ranah Publik Tentukan Kualitas Keluarga

Polisi Mengakusi Sudah Kantongi  Tersangka Korupsi UPS

Polisi Mengakusi Sudah Kantongi Tersangka Korupsi UPS

Pakar Hukum Internasional: Tolak Panglima TNI, AS Perlu Segera Klarifikasi

Pakar Hukum Internasional: Tolak Panglima TNI, AS Perlu Segera Klarifikasi

SPR: SBY Gunakan Sistem Politik Monarki

SPR: SBY Gunakan Sistem Politik Monarki

Baca Juga

Berita Lainnya