Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Menag Minta Media Seimbang Beritakan Muktamar NU

Google
Bagikan:

Hidayatullah.com — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap media massa mampu memberitakan jalannya Mukatamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-33 secara seimbang dengan tidak hanya menyoroti isu suksesi kepemimpinan ormas Islam tersebut.

“Kami berharap teman-teman pers jangan berat sebelah dalam menyoroti Muktamar (NU) hanya dengan mengangkat isu-isu suksesi kepemimpinananya saja,” kata Lukman di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga di Yogyakarta dikutip Antara, Selasa.

Menurut dia, selain mengangkat isu suksesi, media massa juga diharapkan memiliki perhatian khusus terhadap isu-isu penting yang dibahas dalam komisi “bahtsul masail” yang mampu menghasilkan rekomendasi bagi pemerintah.

“Meski itu (isu suksesi kepemimpinan) penting, tapi juga tidak kalah penting adalah terkait isu-isu yang di bahstul masail yang tentu bukan hanya bermanfaat bagi pemerintah, tapi juga masyarakat secara nasional,” kata dia.

Sementara itu, Lukman mengatakan, terhadap Muktamar NU yang berlangsung di Jombang, Jawa Timur tersebut, pemerintah berharap banyak agar ormas Islam terbesar tersebut dapat menyumbangkan rumusan bagi pemerintah menghadapi situasi dan kondisi saat ini.

“Kami berharap NU bisa menghasilkan rumusan-rumusan tidak hanya kepemimpinan yang tentu akan baru baik di tingkat Syuriah, maupun Tanfidziah,” kata dia.

Selain itu, ia juga berharap agar persoalan suksesi kepemimpinan NU yang diberitakan terdapat polemik dalam mekanisme penentuan ketuanya, dapat segera diselesaikan dengan baik.

“Jadi tentu pemerintah mengharapkan muktamar dapat berakhir dengan baik dan tentu menghasilkan sumbangsih yang lebih besar bagi bangsa dan negara kita,” kata dia.

Dalam Muktamar NU yang dijadwalkan berkahir hingg 5 Agustus 2015 itu, dibentuk komisi-komisi Bahtsul Masail untuk membahas isu-isu aktual di antaranya mengenai BPJS, hukum eksploitasi lahan secara berlebihan, alih fungsi lahan, asuransi, korupsi serta ihwal pengingkaran janji bagi pemimpin.

Rep: Ainuddin Chalik
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pemerintah Didesak Hentikan PHK Massal

Pemerintah Didesak Hentikan PHK Massal

Pendeta Penghina Nabi Divonis 4 Tahun Penjara, Hakim Diapresiasi

Pendeta Penghina Nabi Divonis 4 Tahun Penjara, Hakim Diapresiasi

Waspadai Uang Palsu Saat Ramadhan dan Lebaran

Waspadai Uang Palsu Saat Ramadhan dan Lebaran

Apresiasi Indonesia, Zakir Naik Doakan Para Pemimpin Kembali ke Al-Qur’an

Apresiasi Indonesia, Zakir Naik Doakan Para Pemimpin Kembali ke Al-Qur’an

Selama Tahun 2009 Terjadi 104 Kasus Khalwat di Pidie

Selama Tahun 2009 Terjadi 104 Kasus Khalwat di Pidie

Baca Juga

Berita Lainnya