Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kandidat Pimpinan Muhammadiyah Sudah Saling Panggil “Pak Ketua Umum”

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Pengurus PP Muhammadiyah yang juga Sekjen MUI Anwar Abbas.
Bagikan:

Hidayatulah.com– Jelang pemilihan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah baru, beberapa kandidat sudah saling menyapa rekannya dengan panggilan “Pak Ketua Umum”.

“Saya ditegur, ‘Ketua Umum’, saya juga menegur (balik), ‘Pak Ketua Umum’,” ungkap Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, dalam jumpa pers di Menara Iqra, kampus Universitas Muhammadiyah Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (04/08/2015) malam.

Anwar mendapat suara tertinggi dalam sidang tanwir Muhammadiyah, Ahad (02/08/2015) sebelum Muktamar dibuka. Tanwir ini digelar untuk menyeleksi calon formatur PP Muhammadiyah dari 82 orang menjadi 39 orang.

“Kenapa saya mendapatkan suara terbanyak? Saya tidak tahu,” ujarnya di depan awak hidayatullah.com dan media lainnya.

Dari ke 39 nama tersebut, akan dipilih 13 nama pada Rabu (04/08/2015) pagi. Lalu ke 13 orang itu akan bermusyawarah untuk memilih Ketua Umum. Setelah itu, Ketua Umum terpilih akan dibawa ke muktamar untuk dimintai persetujuan.

“Saya yakin siapa saja yang akan terpilih (sebagai Ketua Umum) pasti akan didukung oleh teman-teman yang 12 lainnya,” ujar Anwar.

Ketua Pemilihan Dahlan Rais membenarkan jika para kandidat sudah saling memanggil dengan sapaan “Ketua Umum”.

“Itu sebatas gurauan. Paling tidak pernah disapa ‘Pak Ketua Umum’,” ujarnya sambil berkelakar, didampingi Sekretarisnya, Budi Setiawan.

Dalam sejarah Muhammadiyah selama ini, ungkapnya, setiap nama Ketua Umum terpilih yang dibawa ke muktamar selalu disetujui muktamirin.*

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Jurnal MAARIF Berjudul “Syiah, Sektarianisme, dan Geopolitik” Dinilai Bela Syiah

Jurnal MAARIF Berjudul “Syiah, Sektarianisme, dan Geopolitik” Dinilai Bela Syiah

API Bandung Beri Dukungan pada FPI

API Bandung Beri Dukungan pada FPI

Organisasi Washliyah Desak Pengoplos Daging Babi untuk Bakso Dihukum Berat

Organisasi Washliyah Desak Pengoplos Daging Babi untuk Bakso Dihukum Berat

MUI: Tak Bisa Mengganti Puasa dengan Fidyah karena Alasan Pandemi

MUI: Tak Bisa Mengganti Puasa dengan Fidyah karena Alasan Pandemi

Guru Meditasi Anand Krishna Akhirnya Tersangka

Guru Meditasi Anand Krishna Akhirnya Tersangka

Baca Juga

Berita Lainnya