Selasa, 25 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Soal 1 Syawal 1436 H, HTI Akan Ikuti Hasil Rukyat Pemerintah 16 Juli 2015

Sidang isbat tahun 2014
Bagikan:

Hidayatullah.com– Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto menyampaikan bahwa metode yang digunakan oleh HTI dalam menetapkan jatuhnya 1 Syawal 1436 Hijriyah adalah melalui rukyat global.

“Rukyat global di sini maksudnya posisi hilal terlihat dimanapun, itu bisa dijadikan dasar penetapan 1 Syawal, dan tidak harus terlihat di Indonesia,” kata Yusanto saat dihubungi hidayatullah.com, Senin (13/07/2105) malam.

Yusanto menambahkan jika HTI juga akan melakukan rukyat di beberapa tempat. Namun, meski demikian, lanjutnya, HTI masih menunggu hasil rukyat dari seluruh dunia, termasuk dari wilayah Indonesia pada akhir Ramadhan, pada 16 Juli 2015 petang mendatang.

“Kami akan mengikuti hasil rukyat yang dilakukan pemerintah Indonesia pada Kamis, 16 Juli 2015 mendatang. Kami juga akan melakukan rukyat di sejumlah tempat,” ungkap Yusanto.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pemerintah dalam hal ini Kemenag akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1436H, pada 16 Juli 2015 mendatang. [baca: Pemerintah Gelar Sidang Istbat 16 Juli Mendatang Untuk Tetapkan 1 Syawal].

“Terkait dengan penetapan kapan 1 Syawal, pemerintah akan mengadakan sidang isbat dengan mengundang tokoh agama dan ahli astronomi tanggal 16 Juli 2015,” kata Menag Lukman Hakim Saifuddin di Jakarta seperti dilansir dari laman Kemenag, Kamis (09/07/2015).*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

SuaraAceh.com Hadir Mengawal Pelaksanaan Syariat Islam  di Aceh

SuaraAceh.com Hadir Mengawal Pelaksanaan Syariat Islam di Aceh

Menkominfo Berharap Bisa Meniru Slogan Rumah Makan Padang

Menkominfo Berharap Bisa Meniru Slogan Rumah Makan Padang

FIS Jabar Dorong MUI Tuntaskan Kasus Penodaan Agama Bupati Purwakarta

FIS Jabar Dorong MUI Tuntaskan Kasus Penodaan Agama Bupati Purwakarta

Habib Rizieq: Kalau Presiden-Polisi Bohong, Mau Jadi Apa Negeri ini?

Habib Rizieq: Kalau Presiden-Polisi Bohong, Mau Jadi Apa Negeri ini?

BWI akan Perbesar Input Wakaf, Perkuat Tata Kelolanya

BWI akan Perbesar Input Wakaf, Perkuat Tata Kelolanya

Baca Juga

Berita Lainnya