Sabtu, 27 Maret 2021 / 13 Sya'ban 1442 H

Nasional

Padang Kekeringan, Ratusan Warga Shalat Istisqa’

D Nurja/hidayatullah.com
Warga kota Padang memanjatkan doa memohon pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala pada Shalat Istisqa’
Bagikan:

Hidayatullah.Com- Sudah lebih sebuan,  Kota Padang dan daerah lainnya di provinsi Sumatera  Barat  (Sumbar),  dilanda  kekeringan dan kemarau  panjang. Hujan tak jua  turun. Sungai sungai mengering, udara sangat panas, tanaman meranggas  mati.

Dikoordinir Pemko Padang,  ratusan  warga kota bersama  apartur sipil melaksanakan  shalat Istisqa’ (shalat minta hujan) di pelataran  Kantor Balaikota Padang  di Aia Pacah, belum lama ini.

Jamaah  terlihat khusyuk mengikuti pelaksanaan shalat  dan khusuk memanjatkan doa  kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Dari atas mimbar Walikota  Padang  H Mahyeldi Ansharullah SP  menyampaikan,  digelarnya shalat Istisqa’ karena selama ini Kota Padang terlihat mengalami kekeringan.

“Lihat tanaman di sekitar kita mulai menguning, rumput banyak yang mati, sawah sudah kering dan di kawasan tertentu air sudah mulai berkurang,”  kata Mahyeldi

Walikota melanjutkan, kini tidak ada  yang dapat  menolong  warga dan Pemda kota Padang, kecuali Allah  Subhanahu Wa Ta’ala. Dan,  hanya  pada Allah semata  sebaik-baiknya  tempat mita pertolongan.

Dilaksanakannya  shalat Istisqa’ di Kantor Balaikota  Padang, kata Walikota Padang,  karena kantor  jangan hanya  dijadikan tempat  kerja, kerja, kerja. Tetapi juga  harus dijadikan sarana  mendekatkan diri,  tempat memohon ampun  kepada Allah Subhanahu Wata’ala.

“Mudah-mudahan dengan keikhlasan  dan  penuh harap, doa kita saat shalat Istisqa’  akan diijabah Allah,”  kata Mahyeldi.

Smentara  Khatib shalat Istisqa’ H. Sobhan Lubis memaparkan prosesi shalat Istsiqa’ di depan seluruh jamaah.

Dalam khutbahnya H. Sobhan Lubis mengintkan  bahwa  bala’ diturunkan Allah Subhanahu Wata’ala kepada umatNya bukan tanpa sebab. Bala itu datang kepada umat manusia yang memandang rendah suatu bala. Kemudian bala datang ketika terjadi maksiat secara terang-terangan.

”Bala datang kepada  penguasa dan umat yang zalim kepada orang lain, saling menggunjing serta senang mengambil yang haram,” ingatnya.

Di sisi lain, khatib mengatakan bahwa diantara bala yang diturunkan itu yakni kekeringan.

“Air sumber kehidupan. Air merupakan rahmat. Akan tetapi air yang turun juga terkadang tak bermanfaat seperti banjir,” tambahnya.

Pelaksanaan shalat Istsiqa’ yang dilakukan Pemko Padang mendapat respon dari masyarakat sekitar. Masyarakat pada umumnya sangat mendukung pelaksanaan shalat Istisqa’. Hal itu diutarakan Yeli. Muslimah  yang berdomisili di Balai Baru, Kuranji itu sangat berharap setelah shalat Ististqa’ hujan segera turun sehingga kekeringan yang melanda selama ini dapat berlalu.

“Tanaman banyak meranggas, cuaca juga sangat panas. Mudah-mudahan setelah ini hujan,” sebutnya seakan mewakili suara warga kota  ini.*

 

Rep: D. Nurja
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Musda MUI Jatim Akan Dorong Penutupan Lokalisasi di Surabaya

Musda MUI Jatim Akan Dorong Penutupan Lokalisasi di Surabaya

Yunahar Setuju Fatwa MUI  Jadi Landasan UU

Yunahar Setuju Fatwa MUI Jadi Landasan UU

Pemprov Papua Akan Kaji Penerapan Perpres Miras: Agar Aman, Sebaiknya Tak Ada Minuman Beralkohol

Pemprov Papua Akan Kaji Penerapan Perpres Miras: Agar Aman, Sebaiknya Tak Ada Minuman Beralkohol

Indonesia Membutuhkan Pemimpin yang Jujur, Berani, Cerdas

Indonesia Membutuhkan Pemimpin yang Jujur, Berani, Cerdas

Komisi VIII: Banyak Hal Yang Harus Direvisi Dalam RUU PHU

Komisi VIII: Banyak Hal Yang Harus Direvisi Dalam RUU PHU

Baca Juga

Berita Lainnya