Harus Sinergis dalam Menanamkan Aqidah yang Kuat pada Anak

Sekedar pandai atau terampil dalam hal ini dan itu, semua tidak cukup. Sejauh anak tidak memiliki aqidah yang kuat, mereka akan semakin jauh dari kebahagiaan yang hakikii

Harus Sinergis dalam Menanamkan Aqidah yang Kuat pada Anak
Anonim/ Picsgag.com

Terkait

Hidayatullah.com — Di era seperti sekarang, orangtua tak boleh merasa cukup hanya karena telah menyekolahkan anak-anaknya. Tetapi harus sinergis bersama dai, masjid, sekolah dan masyarakat.

Menurut Sekjen Institute For Islamic Studies and Civilization (INISIASI), Imam Nawawi, orangtua sekarang tidak boleh merasa sudah bertanggung jawab semata dengan telah menyekolahkan putra-putrinya.

“Sekarang zaman dimana kolaborasi harus diwujudkan, utamanya orangtua dengan dai atau guru, masjid dan sekolah,” ucap Imam Nawawi dalam kajian shubuh dalam peringatan Nuzulul Qur’an di Desa Long Telenjau Kecamatan Peso Hilir, Kabupaten Bulungan, baru baru ini.

Anak, menurut ayah tiga anak ini, harus diberi bekal aqidah yang kuat. “Sejak kecil, ibadah mahdah, seperti sholat sudah harus ditekankan. Dilatih sejak sekarang, selagi masih kecil,” tegasnya.

Kemudian, lanjut dia, anak harus didekatkan dengan kisah anak-anak kecil zaman dahulu yang memiliki aqidah yang kuat. Seperti Sayyidina Ali, Imam Syafi’i dan para salafus sholeh lainnya, yang memang sejak kecil interaksinya dengan Al-Qur’an sangat baik, imbuhnya.

Imam menilai bahwa kecerdasan dan keterampilan anak tidak akan berdampak pada kebahagiaan hidup dirinya, manakala aqidahnya lemah.

“Sekedar pandai atau terampil dalam hal ini dan itu, semua tidak cukup. Sejauh anak tidak memiliki aqidah yang kuat, mereka akan semakin jauh dari kebahagiaan yang hakiki,” ucapnya.

Oleh karena itu, Imam memberikan tips bagi anak-anak di pedalaman Bulungan itu dengan senantiasa mengakrabi Al-Qur’an, sabar dalam menjalani perintah Allah dan belajar, serta semampu mungkin bisa istiqomah. Menurutnya hal itu penting dipahami orang tua untuk menghadapi masa depan Indonesia dimana terjadi yang namanya bonus demografi.

Disebutkan Imam, pada 2030 kita akan menghadapi kenyataan bonus demografi. Dimana lebih dari 70% akan diisi oleh usia produktif. Jika anak-anak kita kuat aqidahnya, akrab dengan Al-Qur’an, insya Allah 2030 dimana bonus demografi terjadi, Indonesia akan semakin gemilang.

“Sebaliknya, jika lemah aqidahnya dan jauh dari Al-Qur’an, alamat umat Islam akan menghadapi kesulitan demi kesulitan,” pungkasnya.

Imam sendiri hadir di pedalaman Bulungan guna memenuhi undangan Baitul Maal Hidayatullah Bulungan untuk mengikuti rangkaian pelaksanaan Jambore Anak Sholeh yang diikuti perwakilan anak-anak Muslim dari 5 desa se-Kecamatan Peso Hilir.

Rep: Admin Hidcom

Editor: Ainuddin Chalik

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !