Ahad, 28 November 2021 / 23 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Ketua PBNU: RUU PUB Jangan Sampai Disalahgunakan Oknum Membuat Proyek

Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU), Haji Slamet Effendy Yusuf
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) H. Slamet Effendy Yusuf menilai Rancangan Undang-Undang Perlindungan Umat Beragama (RUU PUB) itu sangat perlu diatur dan ditetapkan. Tetapi, hal yang seperti itu harus dibicarakan secara serius dan mendalam dengan berbagai kelompok keagamaan.

“Jangan sampai rancangan sudah diterima DPR, Kementerian Agama baru meminta dukungan kepada kelompok keagamaan. Jangan sampai hal itu digunakan oleh oknum-oknum Kemenag untuk membuat proyek-proyek yang tidak ada manfaatnya bagi masyarakat luas,” kata Effendy kepada hidayatullah.com di Kantor PBNU Jakarta, Jum’at (05/06/2015).

Karena itu, Effendy memberi masukan supaya Kemenag memperhatikan hal terpenting yang harus diatur dalam RUU tersebut yaitu terkait dengan bagaimana koridor pelaksanaan kebebasan umat beragama di tengah-tengah kehidupan masyarakat yang plural seperti sekarang ini.

“Nah, saya rasa perlu pengaturan-pengaturan, baik itu interaksi antara sesama umat dalam satu agama seperti interaksi antara umat kristiani dengan umat kristiani maupun interaksi antar umat agama satu dengan umat agama lainnya seperti umat kristiani dengan umat Islam,” jelas Effendy yang juga Ketua Komisi Bidang Kerukunan Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Selain itu, Effendy menambahkan, perlu juga dibuat ketentuan-ketentuan hukum yang tegas terkait dengan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan individu ataupun kelompok tertentu terhadap sebuah agama seperti kasus penodaan, pelecehan, penistaan dan seterusnya.

“Kala dulu itu ada Undang-Undang Nomor 1/PNPS/1965 tentang Penodaan terhadap Agama. Mungkin, jika RUU PUB itu sudah selesai dan diberlakukan, maka UU PNPS bisa jadi tidak berlaku lagi. Karena itu, harus dijelaskan apa saja perbuatan-perbuatan yang dianggap melecehkan agama dan mana yang tidak,” pungkas Effendy.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Kapolda tak Ingin Kalbar Gaduh, Ketua Dewan Adat Dayak Sayangkan Pengadangan

Kapolda tak Ingin Kalbar Gaduh, Ketua Dewan Adat Dayak Sayangkan Pengadangan

Mafia Anak Ancam Korban Aceh

Mafia Anak Ancam Korban Aceh

Sejumlah Tokoh Serukan Selamatkan Generasi Muda dari Nikotin

Sejumlah Tokoh Serukan Selamatkan Generasi Muda dari Nikotin

Penulis Muslim Harus Bangkit Menggalakkan “Jihad Tulisan”

Penulis Muslim Harus Bangkit Menggalakkan “Jihad Tulisan”

Presiden Jokowi Terima Kunjungan Partai Komunis Tiongkok

Presiden Jokowi Terima Kunjungan Partai Komunis Tiongkok

Baca Juga

Berita Lainnya