Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Polisi Diminta Periksa Penyelenggara Lomba Busana Mirip Istri Teroris

Ini poster yang menghebohkan itu
Bagikan:

Hidayatullah.com–Beredarnya poster yang berisi ‘Lomba Berbusana Mirip Istri Teroris’ di media sosial yang dilangsungkan bersamaan dengan launcing novel  Akulah Istri Teroris karya Abidah El Khalieqy yang direncanakan akan dilangsungkan Ahad, 31 Mei 2015 di Gramedia Depok harus ditelusuri oleh pihak yang berwenang.

Jika dibiarkan, ke depan hal-hal seperti ini akan terus terulang dan dikhawatirkan menimbulkan keresahan dan memancing emosi publik.

“Dari perkembangan informasi yang saya dapat, Gramedia Depok sudah membantah adanya lomba tersebut. Namun, info terakhir, salah satu penyelenggara (Solusi Publishing) menyatakan lomba tersebut benar adanya. Makanya polisi harus periksa penyelenggara lomba ini. Poster lomba itu menyebutkan bahwa acara diselenggarakan oleh Gramedia Depok, Solusi Publishing dan Multivent Organizer. Ketiganya harus dikonfrontir agar terungkap kebenarannya,” demikian ujar Wakil Komite III DPD Fahira Idris yang salah satu lingkup tugasnya adalah persoalan agama,  budaya, dan pendidikan, dalam rilisnya Jumat (29/05/2015).

Menurut Fahira, dari informasi yang didapatnya langsung dari salah seorang pembicara bahwa  acara launching dan diskusi novel di Gramedia Depok pada 31 Mei 2015 ini memang benar ada. Namun jika diskusi novel diselipkan acara lomba berbusana mirip istri teroris, pembicara sama sekali tidak mengetahuinya.

Jika dibaca sinopsinya, tambah Fahira, isi novel ini mengajak masyarakat Indonesia untuk menghapus stigma bahwa Islam itu identik dengan teroris, atau mereka yang bercadar itu adalah istri para teroris.

“Tetapi kenapa saat launching dan diskusi novel ini bisa terselip kegiatan yang sangat kontraproduktif dengan pesan novel ini? Saya berharap lomba ini benar-benar tidak ada atau hoax, tetapi kalau memang benar adanya, penyelenggara harus bertanggung jawab karena isi poster membuat publik resah dan punya potensi mengadu domba umat. Makanya harus diusut. Saya juga meminta Gramedia jika merasa dirugikan laporkan hal ini ke polisi,” ungkap Pengurus MUI Bidang Pendidikan dan Pengkaderan ini.

Fahira juga mendapat kabar bahwa beberapa waktu lalu sekelompok orang di Tasikmalaya pernah membubarkan acara lauching dan diskusi novel ini.

“Hal-hal seperti ini yang kita hindarkan. Karena bagi saya acara diskusi buku itu positif selama memang diselenggarakan dengan baik dan elegen serta tidak diselipkan kegiatan lain yang bisa memancing emosi umat,” ujar senator asal Jakarta ini.

Lomba Berbusana Mirip Istri Teroris ini sempat ramai menjadi perbincangan di Media sosial. Lewat twitter, Fahira Idris bertanya langsung kepada Manajemen Gramedia Depok. Pertanyaan yang sama juga banyak ditanyakan oleh netizen hingga akhirnya, Gramedia Depok mengaku namanya dicatut sebagai lokasi penyelenggaraan lomba secara resmi sudah membantah adanya lomba tersebut dan mengatakan informasi tersebut adalah hoax.

Pihak Gramedia Depok sendiri melalui akun twitter membantah adanya Lomba Berbusana Mirip Teroris (Berhadiah total  Rp. 1.000.000).*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Indonesia Negara Keempat Terkorup di Dunia

Indonesia Negara Keempat Terkorup di Dunia

Mencari Keadilan Untuk Suratmi, Muhammadiyah Akan Otopsi Jasad Siyono

Mencari Keadilan Untuk Suratmi, Muhammadiyah Akan Otopsi Jasad Siyono

Musa Juara 3 Pada Hifzil Quran Internasional Meski Jadi Peserta Paling Kecil

Musa Juara 3 Pada Hifzil Quran Internasional Meski Jadi Peserta Paling Kecil

MASIKA-ICMI : Rezim Penguasa Kentara Mengistimewakan Ahok

MASIKA-ICMI : Rezim Penguasa Kentara Mengistimewakan Ahok

BPMK Depok akan Ambil Langkah Antisipasi terkait berita Maraknya Lesbian

BPMK Depok akan Ambil Langkah Antisipasi terkait berita Maraknya Lesbian

Baca Juga

Berita Lainnya