Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Benteng Menghadapi Arus Liberalisasi dan Sekularisasi Penanaman Adab dan Akhlak pada Anak

Dr Adian Husaini
Bagikan:

Hidayatullah.com–Krisis akhlak serta degradasi moral masih menjadi pekerjaan rumah terbesar yang dihadapi oleh pendidikan di Indonesia.

Hadirnya sekolah-sekolah dan perguruan tinggi Islam yang kian menjamur di tengah masyarakat dianggap belum mampu menjawab persoalan pendidikan Islam. Permasalahan ini mengemuka dalam Seminar Nasional Pendidikan yang bertajuk “Liberalisasi Pendidikan di Indonesia” hari Sabtu, (23/05/2015).

“Pertanyaan itu akan berujung kepada apa tujuan pendidikan dalam agama Islam?” ungkap Dr Adian Husaini di hadapan peserta seminar.

Seminar nasional yang digagas oleh Program Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor ini menghadirkan Teuku Ramli Zakaria, Ph.D (Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan) selaku keynote speaker dan pembicara lainnya yaitu Dr. Adian Husaini (Ketua Prodi Pendidikan Islam Pascasarjana UIKA) serta Dr. Erma Pawitasari (Kepala Unit Pengelola Jurnal dan Publikasi Karya Ilmiah Pascasarjana UIKA).

Adian menjelaskan untuk tetap mensyukuri keberadaan lembaga pendidikan Islam di negeri ini. Sebab ia termasuk aspek dakwah yang dipercaya dan masih diakui oleh seluruh masyarakat.

“Pendidikan adalah salah satu aspek dakwah yang patut dibanggakan dan disyukuri,” papar Adian menerangkan.

“Itu dibuktikan dengan minat serta pengakuan masyarakat terhadap sekolah-sekolah Islam yang ada,” imbuh Adian kembali.

Tapi kepercayaan umat tersebut, masih menurut Adian, tidak boleh membuat para pendidik dan lembaga pendidikan lalu terlena. Sebab di saat yang sama, arus liberalisasi pendidikan kian gencar merasuk ke setiap sudut ranah pendidikan.

“Jangan sampai orientasi pendidikan itu bergeser gara-gara penyakit hubbu ad-dunya (cinta dunia). Sekolah dan kampus lalu kehilangan ruh jihad dan berubah menjadi institusi bisnis,” ucap peraih penghargaan Buku Terbaik non Fiksi di Islamic Book Fair (IBF) 2006, lewat karyanya “Wajah Peradaban Barat”.

Dalam kegiatan yang digelar di Aula Prof. Abdullah Shiddiq, UIKA Bogor, Adian juga mengingatkan setiap orangtua agar berperan aktif dalam mendidik anak-anaknya. Sebab benteng terkuat dalam menghadang generasi arus liberalisasi dan sekularisasi tersebut tak lain dengan penanaman adab dan akhlak kepada setiap anak. Menurut Adian hal itu sejalan dengan tujuan pendidikan dalam agama Islam, yaitu menjadi orang baik (to be a good man) atau mencetak manusia beradab (insan adabi).

“Akhlak ini luar biasa. Ia menjadi benteng bagi setiap keluarga,” ucap Adian.

“Tidak bisa menghadapi liberalisasi pendidikan ini kecuali dengan menyiapkan keluarga dan pendidikan adab di dalamnya,” pungkasnya.*/Masykur Abu Jaulah

Rep: Admin Hidcom
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Menag Minta Jajarannya Serius dalam Pencegahan dan Penanganan Pornografi

Menag Minta Jajarannya Serius dalam Pencegahan dan Penanganan Pornografi

LPPOM MUI: Negara Harus Hadir Melindungi Konsumen Muslim

LPPOM MUI: Negara Harus Hadir Melindungi Konsumen Muslim

MUI Ajak Dialog Pemprov DKI Bahas Penggusuran Pasar Ikan

MUI Ajak Dialog Pemprov DKI Bahas Penggusuran Pasar Ikan

Temu Da’i Terpencil Tingkat Nasional Bahas Pemurtadan

Temu Da’i Terpencil Tingkat Nasional Bahas Pemurtadan

MUI Salurkan Bantuan Rakyat Indonesia ke Palestina Rp 1,5 Miliar

MUI Salurkan Bantuan Rakyat Indonesia ke Palestina Rp 1,5 Miliar

Baca Juga

Berita Lainnya