Selasa, 30 November 2021 / 25 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Muslimin Rohingya: Sampai Mati Kami akan Tetap di Indonesia

Muh. Abdus syakur/hidayatullah.com
Khairul Bashor (kanan) dan kawannya di posko pengungsian Langsa (23/05/2015).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Para imigran Rohingya di posko Pelabuhan Kuala Langsa mengaku betah selama di pengungsian. Di antara mereka bahkan akan menetap di Indonesia hingga akhir hayat.

“Saya sampai mati akan bertahan di Indonesia,” ujar Khairul Bashor (27) saat ditemui hidayatullah.com di baraknya, Kota Langsa, Nanggroe Aceh Darussalam, Sabtu (23/05/2015).

Pria yang sebelumnya berprofesi sebagai guru di Myanmar itu mengaku senang atas perlakuan masyarakat Indonesia khususnya di Aceh selama ini.

“Saya tidak berazam pulang (kampung) untuk selamanya,” tegas bujang berjanggut lebat itu dalam bahasa Arab.

Ia mengatakan, tidak ada keinginan pindah mengungsi ke negara lain, seperti Amerika Serikat, Iran, maupun Malaysia.

“Kami memilih Indonesia karena mendapat kebahagiaan,” ujarnya.

Senada, Nur Hasanah (22), lajang asal Myanmar, berterima kasih atas kebaikan umat Islam di bumi Nusantara.

“Muslimin itu seperti jasad/tubuh yang satu,” ujarnya mengutip potongan sebuah riwayat tentang ukhuwah Islamiyah.

Setali tiga uang, para pengungsi Muslimah Rohingya juga mengaku sudah kerasan di negara ini.

“(Kami) sudah berkeinginan bulat (untuk) hidup dan mati di Indonesia,” ujar 7 orang di antara mereka nyaris serempak, dalam wawancara lintas bahasa yang diterjemahkan Khairul.

Mereka kompak menyatakan, alasan utama meninggalkan Myanmar karena penindasan rezim Buddha di negara itu.*

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Banyaknya Video Mesum Pelajar, Krisis Tauladan di Rumah

Banyaknya Video Mesum Pelajar, Krisis Tauladan di Rumah

mui syiah ahmadiyah Miftachul Akhyar

MUI Minta Diajak Komunikasi oleh Pemerintah Terkait Masalah Syiah, Ahmadiyah, dan Aliran Lain

Ledakan Dekat Bandara Kairo, KBRI: Tak Ada WNI Korban

Ledakan Dekat Bandara Kairo, KBRI: Tak Ada WNI Korban

200 Penghafal Qur’an Buka Pengibaran Merah Putih 1000 m2

200 Penghafal Qur’an Buka Pengibaran Merah Putih 1000 m2

Effendi Gazali: Siapa Sebetulnya yang Membayar Lembaga-lembaga Survei?

Effendi Gazali: Siapa Sebetulnya yang Membayar Lembaga-lembaga Survei?

Baca Juga

Berita Lainnya