Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Yusuf Mansur: Bendera Tauhid Terpanjang Boleh Dipakai di Semua Kota

Muhammad Abdus Syakur/Hidayatullah
Ustad Yusuf Mansur
Bagikan:

Hidayatullah.com– Gelar Parade Tauhid hari Sabtu, 16 Mei 2015 bertepatan dengan peringatan Isra’ Mi’raj juga menarik perhatian semua pihak, tak terkecuali Pimpinan Pondok Pesantren Darul Quran, Ustad Yusuf Mansur.

“Bendera tauhid terpanjang… 2,5KM panjangnya. Boleh dipinjam semua kota yang mau bikin Parade Tauhid,” ujarnya dalam akun twitternya, ‏@Yusuf_Mansur. [Baca: Parade Tauhid Bentangkan Bendera “Laa Ilaha Illallah” Terpanjang di Dunia]

Bendera dibawa peserta parade dimulai dari perempatan Gendengan hingga Gladag.

Acara yang banyak diyakini diikuti lebih 100 ribu orang Muslim terdiri dari pasukan berkuda, pejalan kaki, hingga pengendara jeep. [Baca: Acara Parade Tauhid di Solo Dihadiri Ratusan Ribu Peserta]

Mereka terdiri anak-anak, remaja, dewasa hingga orangtua yang tampak bersemangat, walau cuaca cukup panas.

Selain long march, mereka juga membacakan ayat suci Al-Quran dan sejumlah ulama menyampaikan tausiyah.

Tak lupa, juga ditandai pemandangan Drone (pesawat mini tanpa awak)  yang menghiasi langit di sepanjang Jalan Woewardi Kotta Barat, Jalan  Slamet Riyadi dan Jalan  Jendral Sudirman.

Ribuan elemen Muslim ikut amankan Parade Tauhid Menyambut Ramadhan ini ya ng juga dibantu pengamanan dari TNI dan Polri terlihat dibeberapa perempatan danpanggung di Gladag.

Acara tergolong sukses, aman dan tertib ini dihadiri Majelis Ulama Indonesia (MUI) Solo, Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), Wakil Wali Kota Surakarta dr. Akhmad Purnomo,  Gusti puger dari Keraton Kasunanan Solo dan beberapa anggota DPRD Solo.

Acara dimulai dengan Parade Pasukan Berkuda, Mobil Jeep, Parade Bendera Tauhid, Aneka Rontex Tauhid, sambutan dan Tausiyah dari Ketua MUI Solo Prof. Zaenal, Wakil Walikota Solo dr. Akhmad Purnomo, Ust. Syihabudin perwakilan pondok pesamtren, Ust. Muhammad Halim, SH dari Tokoh NU, Ust. Soeparno dari MTA, Sekjen FUI Muhammad Khatththat, dan di tutup Doa oleh KH. Wahyudin dari Ponpes Ngruki di Panggung Bundaran Gladag.

Menurut panitia penyelenggara, setidaknya 60 organisasi dan elemen masyarakat Islam bergabung mengikuti parade tauhid yang mengusung tema ‘Dari Solo Untuk Indonesia Bersyahadat, Dari Solo Untuk Indonesia Bersyariat, Dari Solo Untuk Indonesia Berbarokah.

Di antaranya yang ikut MUI Solo, DSKS, Majelis Tafsir Al-Quran (MTA) Pusat, Dewan Dakwah Islam Indonesia Jawa Tengah, Muhammadiyah Solo Raya, NU Solo, MIUMI Solo Raya, FKAM Solo Raya, Majelis Mujahidin Solo Raya, Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Solo Raya, Jamaah Ansyarus Syariah (JAS) Solo Raya, LUIS, Front Jihad Islam (FJI), KAMMI Solo, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Hisbullah Sunan Bonang, FPI Klaten, Aliansi Laskar Islam Klaten, Majelis Taklim Al Ishlah, Perguruan Silat Teratai Mas, FUI Klaten, Ponpes Al Mukmin Ngruki, Ponpes Isykarima Karanganyar, Ponpes Darusy Syahadah Boyolali, Ponpes Al Kahfi Hidayatullah Mojosongo, Ponpes Takmirul Islam, Ponpes Darul Fitroh dan dari berbagai jamaah masjid serta Taman Pendidikan Al Quran (TPA) Solo Raya.*

Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Peggy Melati Sukma: Cari Inspirasi, Tak Perlu Nongkrong di Kafe

Peggy Melati Sukma: Cari Inspirasi, Tak Perlu Nongkrong di Kafe

MIUMI Kecam Penembakan Polisi Terhadap Aksi FUI di Dubes AS

MIUMI Kecam Penembakan Polisi Terhadap Aksi FUI di Dubes AS

Dr. KH Didin Hafidhuddin: “Tak usah jadi Doktor jika hanya Bikin Masalah”

Dr. KH Didin Hafidhuddin: “Tak usah jadi Doktor jika hanya Bikin Masalah”

Habibie Pertanyakan Kebangkitan Generasi untuk bangsa

Habibie Pertanyakan Kebangkitan Generasi untuk bangsa

Seniman Jalanan Terpidana Kasus Ciketing Bebas Hari Ini

Seniman Jalanan Terpidana Kasus Ciketing Bebas Hari Ini

Baca Juga

Berita Lainnya