Ahad, 24 Oktober 2021 / 17 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Kenaikan Harga Kebutuhan Saat Ramadhan Bisa Akibat Sikap Isyraf

merdeka
ilustrasi
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pengamat Ekonomi Islam, Agustianto mengatakan dalam ajaran Islam kaum muslimin diperintahkan untuk hidup hemat dengan pola hidup yang sederhana dan tidak berlebih-lebihan.

“Saya berharap kaum muslimin itu memiliki pola hidup yang sederhana (berhemat.red), termasuk saat bulan Ramadhan,” kata Agustianto kepada hidayatullah.com, belum lama ini.

Jika pola hidup komsumtif umat muslim yang berlebih-lebihan (isyraf) setiap bulan Ramadhan terus berlanjut, serta umat muslim tidak mau menhindarinya, maka menurut Agustianto selama itu pula harga-harga barang, khususnya kebutuhan pokok akan ikut naik saat bulan Ramadhan, seperti daging, sayur-sayuran dan lain sebagainya.

“Kenaikan harga itu bukan karena ulah pedagang tetapi karena permintaan masyarakat terhadap barang-barang kebutuhan tertentu yang meningkat akibat pola hidup komsumtif yang berlebih-lebihan,” tegas Agustianto.

Sebagaimana halnya di dalam al-Qur’an, menurut Agustianto, pola hidup komsumtif yang berlebih-lebihan tidak diperbolehkan. Bahkan, lanjutnya, pola hidup komsumtif yang seperti itu harus dihindari umat muslim saat Ramadhan. [baca: Pengamat Menilai Sikap Isyraf Dalam Ramadhan Bisa Dihindari].

“Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan dakwah dan sosialisasi melalui khitobah, ceramah atau tausyiah di dalam majelis-majelis taklim, pengajian dan lain sebagainya,” pungkas Agustianto.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Abubakar Baasyir Minta Pemerintah Segera Usut Aktor Intelektual Bom

Abubakar Baasyir Minta Pemerintah Segera Usut Aktor Intelektual Bom

Kondisi Budaya Indonesia Makin tak Jelas Arah

Kondisi Budaya Indonesia Makin tak Jelas Arah

Gernas MUI Buka Layanan Konsultasi Agama dan Kesehatan Terkait Covid-19

Gernas MUI Buka Layanan Konsultasi Agama dan Kesehatan Terkait Covid-19

Arya Sandhiyudha: Desak Tim Pencari Fakta Independen soal Uighur

Arya Sandhiyudha: Desak Tim Pencari Fakta Independen soal Uighur

Ombudsman Minta Polri Panggil Iriawan soal Kasus Novel

Ombudsman Minta Polri Panggil Iriawan soal Kasus Novel

Baca Juga

Berita Lainnya