Kamis, 18 Februari 2021 / 6 Rajab 1442 H

Nasional

Soal Penetapan Ramadhan dan Syawal, Al-Irsyad: Perjanjian Hudaibiyah Bisa Jadi Inspirasi Ormas Islam

ilustrasi
Sidang Isbat Penentuan Ramadhan
Bagikan:

Hidayatullah.com- Ketua Sekretariat Perhimpunan Al-Irsyad Jawa Timur, Basuni Iskandar mengatakan ormas-ormas Islam bisa mengambil inspirasi dari perjanjian Hudaibiyah dalam menetapkan awal Ramadhan dan 1 Syawal 1436 H.

“Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Salam itu tidak menuliskan namanya Muhammad Rasulullah,” kata Basuni kepada hidayatullah.com usai acara Majelis Mudzakarah di Aula Buya Hamka Lantai 1 Masjid Agung Al-Azhar Jakarta, belum lama ini.

Artinya, lanjut Basuni, bahwa saat (perjanjian Hudaibiyah.red) itu, Rasulullah menanggalkan predikat (kerasulannya) demi kepentingan umat Islam yang jauh lebih besar.

“Bagaimana kalau ormas-ormas Islam yang besar (Muhammadiyah dan NU) ini bisa menanggalkan namanya itu demi kepentingan umat Islam yang jauh lebih besar di Nusantara ini,” demikian Basuni berharap.

Menurut Basuni, Muhammadiyah diwakili Prof. Susiknan Azhari dan NU diwakili Dr. Abd. Salam Nawawi merupakan embrio (cikal bakal) yang bisa dikembangkan dalam sebuah organisasi, maka akan terlihat indah dan damai sekali jika bisa bersatu.

Selain itu, Basuni menuturkan bahwa dirinya menyambut secara positif dengan adanya majelis mudzakarah yang diselenggarakan setiap kali menyambut datangnya Ramadhan guna penetapan kapan jatuhnya awal Ramadhan serta 1 Syawal.

“Sebab bisa memberikan pengetahuan kepada umat Islam. Diharapkan para peserta setelah mengikuti mudzakarah bisa memberikan informasi kepada ormas ataupun masjid-masjid yang telah mendelegasikan,” ujar Basuni.

Basuni berharap segala perbedaan yang ada dalam ormas Islam yang beragam di Indonesia, sepatutnya bisa disikapi dengan bijaksana, meskipun itu butuh upaya yang keras serta komitmen yang kuat.

“Oke, acara seperti ini hal yang positif tetapi alangkah indahnya upaya itu didesign secara jelas dengan harapan jika gol settingnya akan ada kalender Islam, yah minimal untuk Indonesia. Sehingga Indonesia akan percaya diri ketika menyampaikan idenya ke dunia Internasional. Jika tidak begitu akan sulit,” pungkas Basuni.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Huda Ridwan

Bagikan:

Berita Terkait

Soal Rohingya, Indonesia Diharapkan Berperan Signifikan, Kontinu, Tak Hanya Reaktif

Soal Rohingya, Indonesia Diharapkan Berperan Signifikan, Kontinu, Tak Hanya Reaktif

Soal Solaria, Direktur LPPOM MUI: Kita Sedang Lakukan Uji Banding

Soal Solaria, Direktur LPPOM MUI: Kita Sedang Lakukan Uji Banding

CRI Luncurkan Program Ramadhan Untuk Bantu Muslim Rohingya

CRI Luncurkan Program Ramadhan Untuk Bantu Muslim Rohingya

Wapres JK ke Surabaya Membuka Tanwir I ‘Aisyiyah

Wapres JK ke Surabaya Membuka Tanwir I ‘Aisyiyah

Masyarakat Riau Tolak Semua Kegiatan GP Ansor dan Banser

Masyarakat Riau Tolak Semua Kegiatan GP Ansor dan Banser

Baca Juga

Berita Lainnya