Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Komisioner Komnas HAM Desak Polri Tuntaskan Kasus Basri Secara Transparan

[Ilustrasi] Densus 88.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM  Maneger Nasution menentang pola kekerasan yang dilakukan oleh siapa pun, khususnya terkait kasus yang menimpa Ustad Muhammad Basri, Pengasuh Pesantren Tahfidzul Al-Quran di Makassar yang terkesan brutal dan sadis. [Baca: Pengamat: Tindakan Berlebihan Densus 88 Bisa Tumbuhkan Bibit Terorisme]

“Komnas HAM bersetuju bahwa negara harus hadir untuk  menegakkan hukum secara adil dan transparan kepada siapa pun pelaku kekerasan tanpa melihat apa pun latar belakang pelakunya,” demikian rilis Maneger Nasution kepada hidayatullah.com, Rabu (06/05/2015).

Menurut Maneger, Komnas HAM mendapat informasi adanya penangkapan kembali (keluarga menyebut diculik) terhadap Ustad Muhammad Basri oleh Densus 88 sekira tanggal 24 April 2015) pada jam 8.30 di Jalan Manuruki Sudiang Raya Biringkanaya Makasar.

Komnas HAM juga mendapat informasi bahwa peristiwa penangkapan (penculikan—keluarga) tersebut terjadi di hadapan anaknya yang masih dalam usia anak-anak, Ashal (3 tahun).

Terkait hal ini, Maneger mengingatkan empat hal kepada Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

“Pertama, jika ini benar, maka negara, khususnya Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), sejatinya harus mampu menjelaskan secara transparan kepada publik, khususnya kepada keluarga, tentang alasan hukum penangkapan terhadap yang bersangkutan,” ujarnya.

Kedua, ia meminta Polri dan BNPT memberitahukan dan memberi akses kepada keluarga untuk mengetahui keberadaan dan kondisi yang bersangkutan (Ustad Muhammad Basri, red).

Ketiga, memastikan tidak terjadi kekerasan dan penganiayaan terhadap yang bersangkutan.

Keempat, menuntaskan kasus tersebut secara transparan dan profesional sesuai peraturan per-UU-an yang berlaku.*

Rep: Panji Islam
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Fahmi Idris: Soal PKI, Mari Contoh Para Pemimpin Masyumi

Fahmi Idris: Soal PKI, Mari Contoh Para Pemimpin Masyumi

Menteri PUPR Kunjungi Turki secara Virtual, Jajaki Sinergi Konstruksi

Menteri PUPR Kunjungi Turki secara Virtual, Jajaki Sinergi Konstruksi

Kemenag: Madrasah di Indonesia Termodern se-Dunia

Kemenag: Madrasah di Indonesia Termodern se-Dunia

KAMMI Aceh Hantarkan #KoinUntukAbbot dari Rakyat Aceh ke Jakarta

KAMMI Aceh Hantarkan #KoinUntukAbbot dari Rakyat Aceh ke Jakarta

Din Syamsuddin-Amien Rais Batal Hadiri ILC Dikabarkan karena Ada Syafii Maarif

Din Syamsuddin-Amien Rais Batal Hadiri ILC Dikabarkan karena Ada Syafii Maarif

Baca Juga

Berita Lainnya