Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Hadiri Undangan Wantimpres, KAMMI Mengaku Tak Tergoda Rayuan Jokowi

Muh. Abdus Syakur/Hidayatullah.com
[Ilustrasi] Aksi KAMMI menolak kenaikan tarif BBM di Jakarta tahun 2012.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Undangan acara Diskusi Kebangsaan oleh Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) disambut positif oleh Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI).

Meskipun begitu, PP KAMMI menyatakan undangan itu tidak akan menggoyahkan pendirian KAMMI terkait aksi  ‘Ultimatum Jokowi’.

“KAMMI masih kokoh dengan pendiriannya dan tidak akan tergoda rayuan Jokowi untuk menghentikan aksi yang diberi tajuk #Ultimatum Jokowi,” kata Ketua Umum PP KAMMI Andriyana dalam rilinya Selasa, (21/04/2015.

Kehadiran KAMMI dalam acara tersebut, lanjut Andriyana, ialah dalam rangka memenuhi undangan Wantimpres semata mengingat acara itu membicarakan permasalahan bangsa.

“Kalau pun ada tawaran untuk menghentikan aksi #UltimatumJokowi, saya pastikan akan KAMMI tolak dengan tegas tawaran itu,” tegasnya.

Menurut Andriyana, Wantimpres merupakan wadah khusus untuk memberikan pertimbangan-pertimbangan dan masukan kepada presiden. Sehingga, KAMMI dalam kesempatan pertemuan nanti berencana menyampaikan Lima Tuntutan Rakyat.

“Karena ini berbicara permasalahan bangsa, maka bersikap kritis menjadi kewajiban KAMMI dan aktivis-aktivis mahasiswa lain negeri ini,” ujarnya.

Sementara itu, KAMMI tetap mengeluarkan “Lima Tuntutan Rakyat” sebagaimana dijelaskan Andriyana.

Pertama, KAMMI mendesak Jokowi menjalankan Nawa Cita sesuai konstitusi dan cita-cita kemerdekaan Indonesia.

Kedua, turunkan harga BBM dan sembako dengan mengembalikan hak subsidi rakyat serta stabilkan nilai tukar rupiah.

Ketiga, tegakkan hukum yang bebas kepentingan politik.

Keempat, batalkan bagi-bagi kursi jabatan.

Kelima, lindungi hak pribumi dari kepentingan asing dan aseng.

“Bila tanggal 20 Mei 2015 Presiden Jokowi tidak menjalankan Lima Tuntutan Rakyat ini, maka presiden harus segera mudur,” tutupnya.*

Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Masjid Agung Jawa Tengah Dikabarkan akan Dipakai Acara Peringatan Cap Go Meh

Masjid Agung Jawa Tengah Dikabarkan akan Dipakai Acara Peringatan Cap Go Meh

Imam Hizbullah Bentuk Tim Penegakan Khilafah Bebaskan al-Quds

Imam Hizbullah Bentuk Tim Penegakan Khilafah Bebaskan al-Quds

PPP Hanya Dikorbankan untuk Kepentingan Sesaat

PPP Hanya Dikorbankan untuk Kepentingan Sesaat

Dalam Islam, Kepala Negara Berfungsi Menjaga Agama

Dalam Islam, Kepala Negara Berfungsi Menjaga Agama

Gunakan KTP Kristen, Komunitas Yahudi Indonesia Mengaku lebih Aman

Gunakan KTP Kristen, Komunitas Yahudi Indonesia Mengaku lebih Aman

Baca Juga

Berita Lainnya