Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

PP Pengumpulan Sumbangan untuk Fakir Miskin Diteken Presiden

ilustrasi
Bagikan:

Hidayatullah.com–Presiden Joko Widodo telah menandatangani peraturan pemerintah (PP) yang mengatur tata cara pengumpulan dan penggunaan sumbangan masyarakat untuk penanganan fakir miskin oleh pemerintah.

PP Nomor 16 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pengumpulan dan Penggunaan Sumbangan Masyarakat Bagi Penanganan Fakir Miskin tersebut, menurut laman Sekretariat Kabinet yang dikutip di Jakarta, Senin (20/4/2015), diterbitkan guna melaksanakan ketentuan Pasal 37 ayat (2) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin.

PP menyatakan, pengumpulan dan penggunaan sumbangan masyarakat merupakan sumber dana lain yang sah dan tidak mengikat dalam pendanaan untuk penanganan fikir miskin.

“Pengumpulan dan penggunaan sumbangan masyarakat sebagaimana dimaksud dilaksanakan oleh menteri (yang menyelenggarakan urusan bidang sosial), gubernur, dan bupati/walikota sesuai dengan kewenangannya,” demikian bunyi Pasal 2 Ayat (2) PP tersebut.

Sumbangan masyarakat meliputi barang, uang, dan surat berharga. Dikumpulkan dapat secara langsung atau tidak langsung.

Sumbangan masyarakat yang dikumpulkan secara langsung merupakan sumbangan yang diterima secara langsung oleh menteri, gubernur, atau bupati/walikota.

Sedangkan, sumbangan masyarakat yang tidak langsung dilakukan melalui kegiatan sosial.

Sumbangan masyarakat tersebut dapat berasal dari dalam negeri maupun luar negeri, yang dilaksanakan secara selektif.

“Seluruh hasil pengumpulan sumbangan masyarakat yang diterima oleh menteri, gubernur, atau bupati/walikota dikelola sesuai dengan mekanisme anggaran pendapatan dan belanja negara atau anggaran pendapatan dan belanja daerah,” sebut Pasal 8 PP tersebut.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

PBB Didesak Segera Berikan Perlindungan dan Bantuan untuk Masyarakat Rohingya

PBB Didesak Segera Berikan Perlindungan dan Bantuan untuk Masyarakat Rohingya

Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 Juta Orang

Pengguna Narkoba di Indonesia Capai 5 Juta Orang

AILA: Pidana LGBT Bukan Over Kriminalisasi

AILA: Pidana LGBT Bukan Over Kriminalisasi

Ahmad suparji tanggapi Pencabutan lampiran investasi miras

Pakar Pidana: Denny Siregar Harus Diberi Efek Jera

Subur dan Isteri-isterinya Bisa Terancam Lima Tahun Penjara

Subur dan Isteri-isterinya Bisa Terancam Lima Tahun Penjara

Baca Juga

Berita Lainnya