Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

PKS: Cokroaminoto, Teladan Luhur buat Bangsa

Pemutaran perdana Film Tjokroaminoto
Bagikan:

Hidayatullah.com–Kehadiran Haji Oemar Said (HOS) Cokroaminoto di awal abad ke-20 memberikan warna kebangsaan yang kental, kemudian dibawa oleh murid-muridnya yang akhirnya mengantarkan Indonesia merdeka di tahun 1945.

“Cokroaminoto adalah teladan luhur buat bangsa Indonesia, itu sebabnya ia layak menyandang sebutan sebagai Guru Bangsa,” ujar Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRRI Jazuli Juwaini, sesaat sebelum acara nonton bareng (nobar) film Guru Bangsa bersama jajaran pengurus DPP PKS, di sebuah bioskop di Jakarta Selatan, Kamis (16/04/2015) kemarin.

Menurut Jazuli, film sejarah tokoh bangsa dapat membangun semangat kebangsaan generasi muda.

“Banyak pahlawan bangsa yang perjuangan dan pengorbanannya begitu besar dalam meletakkan dasar kemerdekaan Indonesia, salah satunya Cokroaminoto,” ungkap Jazuli.

Nasionalisme yang dibangun lewat film, menurut Jazuli, adalah cara efektif untuk mengingatkan generasi muda tentang betapa tak ternilainya harga kemerdekaan Indonesia.

Jazuli juga mendorong dan mengajak generasi muda Indonesia untuk makin mencintai film-film Indonesia yang berkualitas dan mendidik. Ia katakan, dalam trailler yang disaksikan sebelumnya, kesan film ini digarap serius sangat terlihat.

“Para aktris kawakan, sutradara yang banyak mendapat penghargaan, serta dukungan penceritaan yang kuat adalah jaminan kualitas film ini,” tutur Jazuli.

Ia mengapresiasi upaya anak bangsa mengangkat kisah HOS Cokroaminoto ke layar lebar. Ditambahkan Jazuli, para sineas dan pekerja seni lainnya perlu meniru langkah sutradara Garin Nugroho beserta artis-artis dan kru pendukung film Guru Bangsa mewujudkan sejarah seorang tokoh besar ke sebuah film.

Fraksi PKS mengadakan nobar film Guru Bangsa, sebuah film tentang pejuang masa pergerakan HOS Cokroaminoto, yang juga bapak mertua sang proklamator Soekarno.

Sebuah film tentang tokoh visioner yang ide dan gagasannya sangat cemerlang dalam sejarah pergerakan kemerdekaan. Di rumah tokoh ini, di Surabaya di tahun 1910-1920an menjadi tempat berkumpul anak-anak muda yang kemudian sebagiannya menjadi tokoh-tokoh yang berperan di awal kemerdekaan , seperti Soekarno dan Agus Salim.

Acara nobar film Guru Bangsa di Plaza Senayan XXI ini juga dihadiri Presiden PKS Anis Matta, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, anggota Fraksi PKS DPR dan artis serta kru film. Acara ini juga disarankan oleh Presiden PKS Anis Matta menjadi menu bagi kader partai yang bulan April 2015 ini berusia 17 tahun, di berbagai wilayah lainnya.*

 

Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Anggota Dewan Penasehat GP Anshor Tak Setuju FPI Dibubarkan

Anggota Dewan Penasehat GP Anshor Tak Setuju FPI Dibubarkan

Wapres JK Minta MK Independen, Transparan, Adil dalam Perkara Pilpres

Wapres JK Minta MK Independen, Transparan, Adil dalam Perkara Pilpres

Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 16 November

Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 16 November

seleksi calon imam luar negeri

Kemenag Seleksi 100 Calon Imam Luar Negeri yang Akan Ditempatkan di UEA

Penembakan polisi

Terbitkan Surat Telegram, Kapolri Berjanji Memecat Tidak Hormat Oknum Polisi Pelaku Penembakan di RM Café

Baca Juga

Berita Lainnya