Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Hari Ini, Relawan Anti Miras Pantau Minimarket

ilustrasi
Bagikan:

Hidayatullah.com–Batas tolerensi yang diberikan Kementerian Perdagangan bagi minimarket di seluruh Indonesia untuk membersihkan gerainya masing-masing dari segala jenis minuman beralkohol (minol) akan berakhir Kamis, 16 April 2015 besok.

Untuk memastikan, peraturan ini dilaksanakan dengan baik, Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Miras (GeNAM) Fahira Idris menginstruksikan relawan antimiras di seluruh Indonesia untuk memantau minimarket apakah benar-benar mematuhi larangan untuk tidak menjual minol.

“Jadi kita men-support Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk mengawasi jika ada minimarket yang masih berani menjual minol. Relawan akan turun langsung ke lapangan, mengumpulkan semua data dan fakta utamanya foto dan lokasi minimarket, lalu menyerahkannya ke Kemandag atau disperindag setempat. Jadi yang harus dicatat, kita cuma mengawasi, bukan sweeping, cara kita elegan, bukan dengan kekerasan” ujar Fahira di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta Rabu (15/04/2015) kemarin.

Intruksi ini dikeluarkan karena berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi selama tiga bulan masa tolerensi yang diberikan Permendag No.06/2015, masih banyak minimarket yang menjual bebas minol.

“Toleransi hampir tiga bulan ini ditujukan agar minimarket bisa bersih-bersih, bukan menghabiskan stock minol-nya dengan menjual kepada siapa saja. Kami menerima ribuan email yang melaporkan kebandelan minimarket ini,” tukas Wakil Ketua Komite III DPD ini.

Menurut Fahira, dukungan kepala daerah mulai dari gubernur, bupati, hingga walikota sangat menentukan efektivitas peraturan larangan minimarket menjual minol.

Kepala Daerah diharapkan memberikan instruksi khusus kepada jajarannya terutama dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) dan Satpol PP untuk lebih proaktif mengawasi minimarket dan toko-toko pengecer di wilayahnya masing-masing.

“Saya harap kepala daerah berinisiatif mengeluarkan instruksi atau peraturan kepala daerah untuk lebih mengintensifkan pengawasan ini. Karena, dengan terbitnya permendag ini otomotis mengugurkan peraturan kepala daerah yang masih memperbolehkan miras di jual di minimarket,” jelas Fahira lagi.*

Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Rumahnya Diserang, Ketua FPI Jakarta: Para Preman Acungkan Senjata Tajam, Teriak “Mana Kiai?”

Rumahnya Diserang, Ketua FPI Jakarta: Para Preman Acungkan Senjata Tajam, Teriak “Mana Kiai?”

FUI: Insyaallah, Usamah Mujahid yang Syahid

FUI: Insyaallah, Usamah Mujahid yang Syahid

Usai acara Tabligh Akbar, Puluhan Tokoh Islam Jenguk Habib Rizieq

Usai acara Tabligh Akbar, Puluhan Tokoh Islam Jenguk Habib Rizieq

MUI: Memaksakan Muslim Ikut Perayaan Agama Lain Bukan Toleransi

MUI: Memaksakan Muslim Ikut Perayaan Agama Lain Bukan Toleransi

Din: Moro Bukan Gerakan Separatis

Din: Moro Bukan Gerakan Separatis

Baca Juga

Berita Lainnya