Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Mahladi: Situs Kami Dinormalisasi, Tapi Nama Kami Tak Direhabilitasi

Bagikan:

Hidayatullah.com– Dari 19 situs Islam yang diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), 12 telah dinormalisasi. Namun, situs-situs tersebut tetap dalam pengawasan pemerintah.

Menyikapi pengawasan itu, Pemimpin Redaksi Hidayatullah.com Mahladi mengatakan, seharusnya yang diawasi semua situs-situs internet baik Islam maupun bukan.

“Bukan cuma situs-situs Islam, tapi semua situs,” ujarnya saat disambangi wartawan sebuah televisi swasta di kantornya, Jalan Cipinang Cempedak 1/14, Polonia, Jakarta Timur, Jumat (10/04/2015) pagi.

Sebenarnya, menurut Mahladi, pengawasan terhadap konten-konten semua situs internet memang merupakan tugas pemerintah selama ini.

Maka, tak aneh jika pemerintah akan mengawasi situs-situs Islam tersebut.

“Itu sudah tugas mereka (pemerintah, red) mengawasi. Jadi jangan dilebih-lebihkan, pengawasan itu memang sudah tugas mereka,” tegasnya.

Mengenai normalisasi 12 situs Islam termasuk hidayatullah.com, Mahladi menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah Subhanahu Wata’ala.

“Kami tentu bersyukur. Tapi ada hal yang tersisa. (Situs) kami dinormalisasi tapi kami tidak direhabilitasi,” ujarnya.

Padahal, menurutnya, nama baik hidayatullah.com terlanjur tercemar dan dianggap berbahaya akibat pemblokiran itu. Ia pun mempertanyakan perihal tidak adanya pemulihan nama baik situs-situs Islam.

Dalam pertemuan di gedung Kemenkominfo, Selasa (07/04/2015) lalu, Mahladi mendesak pemerintah termasuk Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) meminta maaf atas pemblokiran 19 situs Islam.

Seperti diketahui, pemblokiran tersebut atas permintaan BNPT kepada Kemenkominfo di penghujung Maret lalu.*

 

 

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Din dan Hasyim Ajukan Judicial Review UU Migas

Din dan Hasyim Ajukan Judicial Review UU Migas

Soal Tragedi Mina, Dubes Saudi Kecewa Pemberitaan Media Asing

Soal Tragedi Mina, Dubes Saudi Kecewa Pemberitaan Media Asing

KPAI Mendesak Polri Usut Tuntas Penyebaran Video Mesum Anak di Internet

KPAI Mendesak Polri Usut Tuntas Penyebaran Video Mesum Anak di Internet

KAMMI: “Ini Bukti ASEAN Tak Mendukung Etnis Rohingya”

KAMMI: “Ini Bukti ASEAN Tak Mendukung Etnis Rohingya”

1 Mayat Dievakuasi dari Reruntuhan Masjid Jamiul Jamaah

1 Mayat Dievakuasi dari Reruntuhan Masjid Jamiul Jamaah

Baca Juga

Berita Lainnya