Senin, 15 Februari 2021 / 3 Rajab 1442 H

Nasional

Pakar IT: Kemkominfo Tanpa Sadar Suruh ISP Menyadap

Viva News
Pakat IT, Onno W Purbo
Bagikan:

Hidayatullah.com–Aksi pemblokiran sejumlah situs media Islam yang dilakukan Kementerian Kominfo atas permintaan Balai Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) beberapa waktu lalu menuai kritik. Tidak hanya dari pemilik situs, tetapi juga dari masyarakat.

Pakar Teknologi Informasi (TI), Onno W Purno menilai proses pemblokiran situs yang dilakukan Kementerian Kominfo sebenarnya merupakan proses penyadapan. Onno mempertanyakan apa dasar Kemkominfo memblokir situs.

“Secara nggak sadar Kemkominfo sama saja menyuruh ISP (Internet Service Provider) untuk melakukan penyadapan. Padahal menurut aturan yang ada, penyadapan boleh dilakukan jika ada perintah dari pengadilan,” tutur Onno dikutip Liputan6.com.

Onno menambahkan, masalah pemblokiran ini sebenarnya merupakan urusan penegakan aturan. Ia juga mempertanyakan UU mana yang menyebut bahwa Kominfo berhak melakukan penegakan hukum.

“Yang jadi masalah, proses penegakan aturan itu kan hasil keputusan pengadilan. Ini sama saja Kominfo anarkis lho, karena belum ada keputusan dari pengadilan,” ujar Onno.

Terkait surat perintah pemblokiran yang diedarkan kepada para ISP, Onno menilai Kominfo saja saja artinya menyuruh para ISP yang ada di Indonesia yang jumlahnya sampai 300-an untuk menyadap.

“Di Undang-undang Telekomunikasi, penyadapan bisa dilakukan jika ada tindak pengadilan. ISP bisa dimasuki ke penjara nanti karena kondisinya mereka melanggar aturan,” tandas pria yang aktif mengajar sebagai dosen di Universitas Surya ini.

Di lain sisi, menurut Onno, para ISP mungkin saja jadi serba salah. Jika mereka tidak mematuhi Kementerian Kominfo, ijin lisensi bisa terancam ditarik. Namun jika patuh juga bisa masuk penjara karena melanggar aturan.

“Tugas Kominfo seharusnya melindungi provider di bawahnya dan Kominfo juga harus memenuhi hak konsumen. Ini dua-duanya nggak dipenuhi. Hak asasi aja dilanggar, industri juga tidak dilindungi,” tutup Onno.*

Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Relawan Jokowi-JK akan Mantapkan Gerakan Revolusi Mental

Relawan Jokowi-JK akan Mantapkan Gerakan Revolusi Mental

Rekomendasi Sidang Tahunan KWI 2014: Ajak Sebarkan Sukacita Injil

Rekomendasi Sidang Tahunan KWI 2014: Ajak Sebarkan Sukacita Injil

Jengah Tayangan ‘Perseteruan Eyang Subur’, HAMI Lapor Polisi

Jengah Tayangan ‘Perseteruan Eyang Subur’, HAMI Lapor Polisi

Pushami Desak Usut dan Adili ‘Komando Siluman’ Pembubaran Aksi Damai 411

Pushami Desak Usut dan Adili ‘Komando Siluman’ Pembubaran Aksi Damai 411

Tak Dapat Gelar Pahlawan, Minta Gus Dur “Diwalikan”

Tak Dapat Gelar Pahlawan, Minta Gus Dur “Diwalikan”

Baca Juga

Berita Lainnya