Senin, 25 Januari 2021 / 12 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Menag: Musabaqah Hafalan Qur’an Dan Hadist Pintu Gerbang Kebangkitan Umat Islam

Bagikan:

Hidayatullah.com- Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin mengatakan gelaran Musabaqah Hafalan Quran dan Hadist (MHQH) Pangeran Sultan bin Abdulaziz Alu Suud sangat bermanfaat serta bisa menjadi pintu gerbang menuju kebangkitan umat Islam.

“Hal itu bisa dicapai dengan cara mendalami esensi dan makna kandungan dalam al-Qur’an dan Hadits sebagai sumber ajaran Islam dan petunjuk jalan yang lurus,” kata Lukman saat memberikan sambutan dalam acara penutupan MHQH di Ballroom Hotel Rizt Carlton Jakarta, Kamis (26/03/2015) malam. [Baca: Musabaqah Hafalan Qur’an Dan Hadits Tingkat ASEAN-Pasifik Ke-VI Resmi Ditutup, Indonesia Juara 1]

Lukman menuturkan, umat Islam saat ini tengah dihadapkan pada tantangan berat yang timbul baik disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal. Untuk itu, sebagai Menag, dirinya mengajak semua pihak untuk bersama-sama menghadapi dan menyelesaikan tantangan tersebut secara rasional-konstruktif.

“Salah satu misi dakwah dan pendidikan Islam yang strategis adalah membina umat,” kata Lukman.

Menurut Lukman prinsip persaudaraan dan saling menebar kasih sayang, merupakan salah satu sumbangan Islam dalam menciptakan peradaban, harmoni, perdamaian serta menyelamatkan kehidupan manusia dari kemiskinan material, spiritual, kesenjangan sosial, radikalisme, kekerasan serta peperangan.

“Keutamaan ajaran Islam yang otentik, dinamis, dan progresif itu terangkum di dalam al-Qur’an dan Hadits,” ujarnya.

Perlu diketahui bahwa, kata Lukman, misi utama Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wa Salam adalah menjadikan Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin. Untuk itu, lanjutnya, umat Islam harus bersatu, sebab jika tidak maka umat Islam sendirilah yang akan rugi.

Sementara itu, sebelum Lukman mengakhiri sambutannya, mewakili nama pemerintah dan masyarakat Indonesia, ia menyampaikan tahniah (salam hormat, red) dan terima kasih kepada keluarga Pangeran Sultan yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada Indonesia untuk menjadi tuan rumah serta panitia penyelenggara.

Kemudian, Lukman sebagai Menteri Agama sekaligus panitia tertinggi menyatakan gelaran Musabaqah Hafalan Al-Qur’an dan Hadits (MHQH), Pangeran Sultan bin Abdulaziz Alu Suud, Tingkat ASEAN-Pasifik, dan Asia Tengah ke-VI secara resmi ditutup.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Umat Kristen Demo Tolak Masjid, Sebut Manokwari “Kota Injil”

Umat Kristen Demo Tolak Masjid, Sebut Manokwari “Kota Injil”

Jakarta dan Sekitarnya Lebih Panas, BMKG: September Puncak Kemarau

Jakarta dan Sekitarnya Lebih Panas, BMKG: September Puncak Kemarau

Jokowi Mengaku Apresiasi Peran Muhammadiyah dalam Aksi Bela Quran

Jokowi Mengaku Apresiasi Peran Muhammadiyah dalam Aksi Bela Quran

KH Hasyim Muzadi: “Indonesia Negara Ruwet”

KH Hasyim Muzadi: “Indonesia Negara Ruwet”

DPP Hidayatullah Instruksikan Seluruh Anggota Bantu Korban ‘Bencana Nasional’ Gempa NTB

DPP Hidayatullah Instruksikan Seluruh Anggota Bantu Korban ‘Bencana Nasional’ Gempa NTB

Baca Juga

Berita Lainnya