Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

MHQH Sultan Bin Abdulaziz Al-Saud Foundation Tingkat Asean Ke-VI Kembali Digelar

ilustrasi
Bagikan:

Hidayatullah.com- Musabaqah Hifdzil Qur’an dan Hadist (MHQH) Sultan bin Abdulaziz Al-Saud Foundation Tingkat Asean yang ke-VI kembali digelar di masjid Istiqlal Jakarta, Selasa-Kamis (24-26/03/2015).

“Alhamdulillah, acara sudah dimulai sejak pagi tadi. InsyaAllah penutupan akan digelar di Istana Negara yang akan dihadiri Wakil Presiden Yusuf Kalla, Kamis (26/03/2015) ini,” kata Sobah kepada hidayatullah.com usai konferensi pers bersama Dubes Saudi Arabia, Syeikh Mustafa Ibrahim Al-Mubarak di depan Aula al-Hikmah masjid Istiqlal Jakarta, Selasa (24/03/2015) siang.

Sobah menyampaikan untuk periode 2015 panitia mengundang sebanyak 18 negara agar mengirimkan delegasi terbaiknya untuk mengikuti MHQH tersebut. Namun, hingga acara MHQH dimulai ternyata hanya 13 negara saja yang mengirim perwakilannya.

“Rusia rencananya akan mengirimkan delegasinya, tetapi ternyata tidak hadir,” ungkap Sobah.

Untuk kategori musabaqah kata Sobah masih sama seperti kemarin, yaitu kategori 30 juz, 20 juz, 15 juz, 10 juz dan 500 hadits (dari kutubus sittah 100 hadist dengan sanad dan matan serta 400 hadist hanya dengan matan saja.red).

“Untuk hifdzul Qur’an kali ini kualitas hafalan peserta jauh lebih meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Ada sekitar 78 orang dari Hifdzul Qur’an dan Hadist,” pungkas Sobah.

Dari catatan hidayatullah.com di lokasi, acara berlangsung khidmat dan lancar.

Untuk kategori Hifdzul Qur’an acara digelar di kamar 34 Aula al-Hikmah. Sementara, untuk kategori Hifdzul Hadist digelar di kamar 31 Ruang Sidang al-Ma’rifah.

Untuk kategori hafalan 10 Juz diikuti sebanyak 18 peserta masing-masing dari Malasyia 3 orang, New Zaeland 1 orang, Singapora 1 orang, Fiilipina 2 orang, Myanmar 4 orang, Thailand 2 orang, Australia 1 orang, Kamboja 1 orang, dan Indonesia 3 orang.

Untuk kategori hafalan 15 Juz diikuti sebanyak 16 peserta masing-masing dari negara Malasyia 3 orang, New Zaeland 1 orang, Singapura 1 orang, Filipina 2 orang, Myanmar 1 orang, Thailand 2 orang, Kyrgyz 1 orang, Kamboja 1 orang, Indonesia 3 orang, dan Brunai 1 orang.

Untuk kategori hafalan 20 Juz diikuti sebanyak 15 peserta masing-masing negara dari Malasyia 3 orang, New Zaeland 1 orang, Australia 1 orang, Filipina  2 orang, Myanmar 1 orang, Thailand 2 orang, Kyrgyz 1 orang, Kamboja 1 orang, dan Indonesia 3 orang.

Untuk kategori Hafalan 30 juz diikuti sebanyak 18 peserta masing-masing dari negara Malasyia 3 orang, Filipina 2 orang, Thailand 3 orang, Kyrgyz 1 orang, Kazakhstan 2 orang, Tajikistan 2 orang, Kamboja 1 orang, Indonesia 3 orang, dan Brunai 1 orang.

Dan untuk kategori Hafalan Hadist diikuti sebanyak 11 peserta masing-masing dari negara Indonesia 9 orang, Tajikistan 1 orang, dan Malasyia 1 orang.*

 

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Komisi II DPR Nilai Qanun Soal Poligami Perlu Dikaji

Komisi II DPR Nilai Qanun Soal Poligami Perlu Dikaji

Gerakan Shariah4Indonesia Peringati 11 Tahun Rntuhnya WTC

Gerakan Shariah4Indonesia Peringati 11 Tahun Rntuhnya WTC

Potensi Zakat Nasional Capai Rp 217 Triliun

Potensi Zakat Nasional Capai Rp 217 Triliun

Muhammadiyah Tunggu Hasil Autopsi Siyono

Muhammadiyah Tunggu Hasil Autopsi Siyono

Komnas HAM Hanya Tegur Bima Arya, Tapi Tak Tegur Ahok yang Larang Umat Islam Tabligh Akbar

Komnas HAM Hanya Tegur Bima Arya, Tapi Tak Tegur Ahok yang Larang Umat Islam Tabligh Akbar

Baca Juga

Berita Lainnya