Kamis, 25 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Duo Dai Mentawai Tak Bersalah, Tim Pengacara Akan Lukukan Gugatan Praperadilan

D Nurja
Foto Farhan dan Maya keluar Lapas Muaro Padang
Bagikan:

Hidayatullah.com—Salah satu Tim Pembela  Farhan Muhammad dan Mayarni M Zen (Maya),  Fauzi Novaldi SH, MH mengatakan, udara bebas yang telah dihirur duo dai asal Mentawai dinilai bukan akhir  segalanya.

Kedua dai yang telah dikriminalisasikan dan  dipenjarakan  selama hampir sembilan  bulan atas kegiatan dakwahnya ini akan segera mengajukan gugatan Praperadilan Rehabilitasi.

“Saatnya kini Tim PH masuk tahap kedua pasca pembelaan di Pengadilan, yakni untuk  segera memperkarakan dan mengajukan gugatan praperadilan rehabilitasi kepada  penyidik Polresta Padang dan Jaksa Penuntut Umum-nya,”  jelas Fauzi Novaldi SH, Kamis (12/03/2015) siang.

Selanjutnya, melaporkan Kapolresta Padang, Kasat Reskrim, Saksi Pelapor dari Intelkam, Penyidik Polresta ke Propam Polda Sumbar  dan melaporkan Penuntut Umumnya ke Aswas Kejati Sumbar dan Komisi Kejaksaan atas pelanggaran Kode etik.

“Tim PH Farhan-Maya juga segera  melaporkan oknum pejabat Pemkab Mentawai yang saat penangkapan diduga kuat terlibat aktif dengan  penyidik,”  tegas Fauzi.

Sebagaimana diketahui, hari Rabu (11/03/2015), Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Padang, Sumatera Barat memvonis bebas murni kepada dua dai Mentawai –Farhan dan Maya– dalam persidangan di arhan Muhammad alias Ramses Saogo dan Maya M Zein akhirnya menghirup udara bebas. [Baca: Hakim Vonis Dua Dai Mentawai Bebas Murni]

Semula,  keduanya  didakwa  dilaporkan dengan kasus dugaan perdagangan manusia (human trafficking) terhadap sembilan anak Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Namun fakta menunjukkan, tudahan  membujuk, mempengaruhi anak-anak, tidak pernah terbukti di persidangan.

Kendati demikian, atas nama tim kuasa hukum terdakwa, Fauzi Novaldi mengaku tetap menghormati proses hukum, dan mengucapkan rasa terimakasihnya kepada majelis hakim yang telah memberikan putusan bebas ini.*

Rep: D. Nurja
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

‘Jika Tak Ditangani Serius, Penyerangan Ulama Bisa Terus Merembet’

‘Jika Tak Ditangani Serius, Penyerangan Ulama Bisa Terus Merembet’

MUI Bogor Desak Pemerintah Segera Larang Ormas Syiah di Indonesia

MUI Bogor Desak Pemerintah Segera Larang Ormas Syiah di Indonesia

KH Ma’ruf Amin Non-aktif Sebagai Ketum MUI

KH Ma’ruf Amin Non-aktif Sebagai Ketum MUI

GUIB Jatim: Penyerangan Ulama Jangan Dianggap Biasa Saja

GUIB Jatim: Penyerangan Ulama Jangan Dianggap Biasa Saja

Guru Besar UI Pertanyakan Berdirinya Abdurrahman Wahid Centre

Guru Besar UI Pertanyakan Berdirinya Abdurrahman Wahid Centre

Baca Juga

Berita Lainnya