Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Menag: Sudah Seharusnya Kelompok Syiah Hormati Ahlus Sunnah di Indonesia

Menteri Agama, , Lukman Hakim Syaefuddin mendapat hadiah buku dari Habib Achmad Zein Alkaf, pengurus PWNU Jawa Timur
Bagikan:

Hidayatullah.com- Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Lukman Hakim Syaefuddin mengatakan sudah seharusnya orang Syiah menghormati aliran yang berlaku di Indonesia yaitu Ahlus Sunnah Wal Jama’ah (Aswaja).

“Saya pikir dunia sudah mengenal jika masyarakat Indonesia mayoritas umat Islam. Dan Islam di Indonesia adalah Ahlus Sunnah,” ujar Lukman Hakim kepada wartawan usai acara audiensi dengan Forum Umat Islam (FUI) di Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (25/05/2015).

Maka dari itu, tegas Lukman Hakim, segala bentuk cercaan atau caci maki kelompok Syiah kepada sahabat serta istri Rasul akan menimbulkan problem yang luar biasa bagi umat Islam di Indonesia yang Ahlus Sunnah.

“Tetapi, saat ini persoalannya terkait dengan pandangan MUI tentang Syiah sesat apakah sudah merupakan fatwa kolektif dari kelembagaan MUI atau hanya sekadar putusan satu-dua orang saja,” ujar Lukman.

Lukman memastikan jika pemerintah akan menggunakan fatwa MUI terkait persoalan Syiah sebagai acuan, sejauh itu sudah merupakan fatwa kolektif MUI. Sebab, menurutnya, MUI merupakan kumpulan dari ormas-ormas Islam se-Indonesia.

“Saya sendiri berharap ormas Islam seperti MUI, NU, Muhammadiyah, bisa melakukan pertemuan semisal halaqah untuk menyikapi persoalan aktual seperti ini sehingga ada kejelasan,” demikian Lukman berharap.

Sebab, kata Lukman, pemerintah tidak memiliki posisi untuk memberikan fatwa seperti itu. Tetapi fatwa seperti itu adalah kewenangan ormas Islam seperti MUI, NU dan Muhammadiyah dan sebagainya. Sehingga umat ini punya pegangan

“Maka halaqoh untuk membicarakan fatwa itu penting,” tutup Lukman.*

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Tahun Politik, Hidayatullah Imbau Kader Tetap Konsentrasi Dakwah

Tahun Politik, Hidayatullah Imbau Kader Tetap Konsentrasi Dakwah

Anggota DPR: BPK dan KPK Harus Tindaklanjuti Temuan Dana Rp90,45 Miliar untuk Influencer

Anggota DPR: BPK dan KPK Harus Tindaklanjuti Temuan Dana Rp90,45 Miliar untuk Influencer

Sukamta Dorong Pemerintah Perbaiki Manajemen Penanganan Wabah Corona

Sukamta Dorong Pemerintah Perbaiki Manajemen Penanganan Wabah Corona

Anggota DPR Menyayangkan jika Artis dan Influencer Dijadikan “BuzzerRp” Politik

Anggota DPR Menyayangkan jika Artis dan Influencer Dijadikan “BuzzerRp” Politik

Persis Khawatir Pembubaran FPI “Intimidasi” Terhadap Kelompok Oposisi Kritis

Persis Khawatir Pembubaran FPI “Intimidasi” Terhadap Kelompok Oposisi Kritis

Baca Juga

Berita Lainnya