Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Rizal Ramli: Goyangan Pemerintah Jokowi Lebih Cepat Dari Prediksi

satuharapan.com
Bagikan:

Hidayatullah.com— Mantan Menteri Koordinator Perekonomian dan Menteri Keuangan pada Kabinet Persatuan Nasional Rizal Ramli mengakui meleset dalam menilai pemerintahan Joko Widodo yang sedang berjalan saat ini.

Prediksi yang ia nyatakan sebelumya akan ada keanjlokan pemerintahan dalam setahun, ternyata dalam kurun waktu tiga bulan sudah tercipta.

“Awalnya kami menduga satu tahun baru tersendat. Namun baru tiga bulan anjlok,” sampainya pada diskusi mengusung tema ‘Benarkah Jokowi Boneka Megawati? Atau Megawati Yang Sebenarnya Dihancurkan?’, Rabu (04/01/2015) di Café Warung Daun Jakarta.

Ia menyebut mengapa prediksi ia meleset. Alasannya lebih disebabkan oleh kebijakan-kebijakan yang dibuat presiden Joko Widodo. Karena kebijakan yang ia buat selama ini justru lebih banyak merugikan masyarakat Indonesia.

“Kebijakan dia (presiden) justru banyak menyengsarakan masyarakat bawah,” tegasnya.

Belum lagi kesalahan lainnya. Yakni slogan ‘program’ Trisaksi. Ia melihat apa yang dicanangkan itu tidak ada sama sekali substansi dari Trisakti tersebut.

“Naikkan harga BBM minyak. Tak perlu sekolah jika untuk menaikkannya. Dan jelas sekali bertentangan dengan slogan Trisaksi dan Nawacita-nya,” sesalnya.

Oleh sebab itu ia menghimbau agar Jokowi mau belajar. Terus belajar agar kemerosotan yang ada tidak panjang. Jika hal ini masih berlanjut, ia pastikan yang terkena imbas adalah rakyat kalangan menengah ke bawah.

“Saya sampaikan, ini akibat tidak dijalani Trisakti. Kita berharap tidak merosot. Bisa-bisa rakyat yang dirugikan,” himbaunya.

Acara yang diselenggarakan di salah satu resto di bilangan Cikini, Jakarta Pusat ini juga dihadiri Dr Rizal Ramli, Pemred BeritasatuTV Don Bosco Salamun, pengamat politik Boni Hargens, dan relawan BaraJP, Victor Sirait.*

 

 

Rep: Robigusta Suryanto
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Massa Pemuda Pancasila Datang, Sidang Vonis Murtadin Ayung Sempat Ricuh

Massa Pemuda Pancasila Datang, Sidang Vonis Murtadin Ayung Sempat Ricuh

BNPB: 16 Orang Meninggal Korban Banjir Jabodetabek

BNPB: 16 Orang Meninggal Korban Banjir Jabodetabek

Pokok Pembahasan Revisi UU Terorisme Seperti Pasal Guantanamo

Pokok Pembahasan Revisi UU Terorisme Seperti Pasal Guantanamo

Gagasan Islam Nusantara Berupaya Sesuaikan Khazanah Islam Pada Bagian Ijtihad

Gagasan Islam Nusantara Berupaya Sesuaikan Khazanah Islam Pada Bagian Ijtihad

Judul Film Diganti, Karawang Tetap Akan Menuntut

Judul Film Diganti, Karawang Tetap Akan Menuntut

Baca Juga

Berita Lainnya