Jum'at, 22 Oktober 2021 / 15 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

MIUMI Malang: Papan Reklame Batu Wonderland Hotel Rusak Generasi Muslim

ISTIMEWA
Inilah spanduk hotel yang meresahkan warga Batu
Bagikan:

Hidayatullah.com-Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda (MIUMI) Malang, Faris Khoirul Anam menilai papan reklame Batu Wonderland Hotel merusak generasi muda.

“Sejak foto papan reklame itu beredar di media sosial, kita langsung mendiskusikannya dalam forum MIUMI Malang dan beberapa elemen umat juga sudah bergerak,” kata Faris kepada hidayatullah.com, Rabu (28/01/2015).

Pernyataan ini disampaikan menanggapi kasus munculnya papan reklame yang meresahkan umat Islam sejak Selasa (27/01/2015) lalu.

Aparat mengambil reklame maksiat akibat keberatan warga

Aparat mengambil reklame maksiat akibat keberatan warga

Menurutnya, secara makro umat Islam harus memahami dan waspada bahwa fenomena munculnya kasus papan reklame yang memuat iklan kontroversial.

Sebagaimana diketaui, menyambut perayaan Valentine’s Day bulan Februari mendatang, Batu Wonderland Hotel memberi potongan pasangan kekasih yang menginap.

“Berbagi Kasih Sayang Di Bulan Valentine, Promo Februari 2015”, “Dapatkan Diskon Hingga 50% Untuk Kekasih yang Menginap di Batu Wonderland Hotel” demikian salah satu bunyi reklamenya.

Inilah baliho yang sempat meresahkan warga

Inilah baliho yang sempat meresahkan warga

Menurut Faris,  tindakan ini dinilai strategi yang digencarkan pihak di luar Islam tuntuk merusak generasi Muslim.

Sebelumnya, Faris mendapatkan informasi dari salah seorang jama’ah pengajian yang telah melakukan konfirmasi ke bagian reservasi Hotel Batu Wonderland melalui telepon yang tertera di papan reklame tersebut.

“Pihak hotel menyampaikan, promo tersebut memang berlaku untuk setiap pasangan yang menginap selama bulan Februari, baik yang sudah menikah (keluarga.red) atau pasangan kekasih yang belum menikah,” tegas pengurus Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur.

Meski papan reklame dan baliho sudah diturunkan akibat protes warga, Faris mengingatkan pengusaha hotel untuk tak memaksakan tema Valentine’s yang dianggapnya  tak banyak manfaat.

“Beberapa model peringatan valentine terbukti banyak menjadi ajang untuk melakukan hubungan bebas atau perzinahan,” ujarnya.

“Pemuda-pemudi Muslim seharusnya menjadi pribadi yang memiliki pendirian, pijakan, dan keyakinan pada kebaikan budaya timur, terutama ajaran Islam. Lebih penting dari sekedar hura-hura dan pesta itu adalah mindset para remaja Muslim. Sebab, cara berpikir merayakan kasih sayang melalui valentine itu saja sudah salah,” tambahnya.*

 

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Wapres JK Dorong Pengumpulan Zakat melalui Kepercayaan Publik

Wapres JK Dorong Pengumpulan Zakat melalui Kepercayaan Publik

Benteng Menghadapi Arus Liberalisasi dan Sekularisasi Penanaman Adab dan Akhlak pada Anak

Benteng Menghadapi Arus Liberalisasi dan Sekularisasi Penanaman Adab dan Akhlak pada Anak

Muhammadiyah Kehilangan Bahtiar Effendy, sosok Intelektual Muslim Berintegritas

Muhammadiyah Kehilangan Bahtiar Effendy, sosok Intelektual Muslim Berintegritas

DPR Dukung KPK Bisa Lebih Bekerja Sesuai Prosedur

DPR Dukung KPK Bisa Lebih Bekerja Sesuai Prosedur

Polisi Didesak Cepat Tuntaskan Kasus Joshua Diduga Hina Islam

Polisi Didesak Cepat Tuntaskan Kasus Joshua Diduga Hina Islam

Baca Juga

Berita Lainnya