Kamis, 25 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Soal Siomay Cu Nyuk, LPPOM MUI Minta Konsumen Harus Waspada

Bagikan:

Hidayatullah.com–Menyikapi ramainya perbincangan di media sosial tentang keberadaan makanan siomay cu nyuk, yang ditengarai bemakna daging babi, LPPOM MUI menyampaikan himbauannya.

Dalam himbauan, lembaga ini menjelaskan pengertian kata cu nyuk, berdasarkan penelusuran kata cu nyuk melalui sejumlah referensi, dalam bahasa Khek/Hakka cu = babi, nyuk = daging, cu nyuk = daging babi, sedangkan dalam bahasa Mandarin disebut cu rou.

Namun menyikapi adanya pedagang yang menjajakan siomay yang mengandung babi, MUI mengaku tidak bisa melakukan tindakan hukum, mengingat MUI maupun LPPOM MUI bukan merupakan lembaga polisional yang dapat serta merta melakukan tindakan hukum terhadap penjual yang ditengarai menjual produk yang tidak halal.

“Hingga saat ini Undang-Undang Jaminan Produk Halal (UU JPH) belum diberlakukan, sehingga belum ada kewajiban bagi para pedagang untuk mencantumkan keterangan halal atas produk yang mereka jual. Namun, sangat disayangkan bahwa penjual siomay dimaksud tidak memberitahukan kepada konsumen yang jelas-jelas beridentitas Muslim sebelum mereka membeli produk yang ia jual,” tulisnya di laman LPPOM MUI.

Atas kondisi tersebut diatas LPPOM MUI mengharapkan konsumen Muslim lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi produk, terlebih lagi ketika konsumen Muslim tengah berada di komunitas konsumen yang mayoritas bukan beragama Islam.

Konsumen Muslim dihimbau agar tidak ragu-ragu bertanya sebelum membeli makanan dan minuman. pastikan produk yang dikonsumsi adalah produk yang bersertifikat halal MUI.*

 

Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

MUI Lembaga Resmi Pemeriksa Pangan Halal

MUI Lembaga Resmi Pemeriksa Pangan Halal

Jangan Kaitkan Islam Dengan Terorisme

Jangan Kaitkan Islam Dengan Terorisme

Tokoh Adat Minta Presiden Bangun SDM Orang Asli Papua

Tokoh Adat Minta Presiden Bangun SDM Orang Asli Papua

Dalang Pelemparan Masjid Jogokariyan Belum Minta Maaf

Dalang Pelemparan Masjid Jogokariyan Belum Minta Maaf

Dewan Syariah Nasional- MUI Sosialisasikan Empat Fatwa Baru

Dewan Syariah Nasional- MUI Sosialisasikan Empat Fatwa Baru

Baca Juga

Berita Lainnya