Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Mengaku Pernah Diusir Muhammadiyah, Jalaludin Rahmat Bangga Jadi Syiah

Jalal (kanan) dalam diskusi yang diselenggarakan Maarif Institute bertema "Politik Kebhinekaan di Indonesia: Tantangan dan Harapan" di Gedung Pusat Dakwah PP Muhammadiyah Jakarta, Jakarta Pusat
Bagikan:

Hidayatullah.com— Anggota Komisi VIII dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Jalaludin Rahmat dengan bangga mengatakan bahwa dirinya adalah memang penganut Syiah.

Ketua Dewan Syuro Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) juga menyatakan dirinya salah satu orang atau kader Muhammadiyah yang terusir. Namun ia mengatakan, dengan terusirnya dia sebagai penganut Syiah, tidak berarti penganut paham Syiah akan hilang, terutama di Indonesia.

“Saya mantan orang Muhammadiyah lalu diusir karena saya Syiah. Ini “anjuran” dari pimpinan Muhammadiyah pada waktu itu,” ujarnya dalam pada saat menjadi pembicara dalam acara launching jurnal Ma’arif Institute di Gedung PP Muhammadiyah di Jakarta Selasa (13/01/2015) malam.

Setelah menjadi pengikut Syiah, kini Jalaluddin mengaku aktiv di PDID guna membela kepentingan Syiah. [Baca: Jalaludin Rahmat Akui Masuk DPR Untuk Lindungi Syiah Indonesia]

Namun keterangan yang disampaikan Jalaluddin dibantah pengurus sekaligus kader Muhammadiyah.

“Dia (Jalal) bukan orang Muhammadiyah,” kata Mustafa Nahrawardaya dari Majelis Pustaka & Informasi PP Muhammadiyah melalui pesan singkat.*

 

 

Rep: Robigusta Suryanto
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

LPPOM Akan Teliti Produk Rokok dari Luar Negeri

LPPOM Akan Teliti Produk Rokok dari Luar Negeri

Sejumlah Tokoh Akan Hadiri Deklarasi Majelis Ulama Muda

Sejumlah Tokoh Akan Hadiri Deklarasi Majelis Ulama Muda

DPP Hidayatullah Dorong Anggota Pandu Jadi Dambaan Bangsa

DPP Hidayatullah Dorong Anggota Pandu Jadi Dambaan Bangsa

Al Azhar Lebarkan Sayap ke Al Quds

Al Azhar Lebarkan Sayap ke Al Quds

PAN Desak Viktor Kader NasDem Segera Minta Maaf Secara Terbuka

PAN Desak Viktor Kader NasDem Segera Minta Maaf Secara Terbuka

Baca Juga

Berita Lainnya