Jum'at, 28 Januari 2022 / 24 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Korps Dai IMM: Tragedi Charle Hebdo Dipicu Penghinaan Nabi Muhammad

ISTIMEWA
Korp Dai IMM
Bagikan:

Hidayatullah.com–Serangan bersenjata hari Rabu (07/01/2015) yang menewaskan empat kartunis Prancis Charlie Hebdo dipicu karena rekam jejak media itu menghina Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wassalam.

“Tindakan mereka terlalu berani dan ceroboh serta melecehkan Islam sehingga mengundang kemarahan umat Muslim. Bagaimana tidak, Nabi yang menjadi junjungan umat malah dijadikan kartun yang tidak pantas dan diterbitkan secara meluas. Dan ulah mereka seperti dilansir BBC Indonesia ternyata rutin terjadi sejak 2007 dan sempat membuat Organisasi Kerjasama Islam OKI marah besar,” dem Muhammad Syafii Pasaribu, dari Korps Dai Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ciputat.

Syafii Pasaribu mengatakan bahwa para pelaku pembunuh Kartunis dan Pemred Charle Hebdo yang menghina Nabi Muhammad adalah merupakan respon dan pengambilan sikap seorang penganut agama ketika akidahnya dilecehkan.

“Orangtua kita saja jika dihina pasti kita akan marah, ini Nabi Muhammad loh, junjungan umat Islam. Ya jelas umat Muslim seluruh dunia marah. Sekali lagi saya katakan, mereka terlalu berani dan ceroboh. Walaupun, sebenarnya masih banyak cara lain untuk menyikapi tindakan ceroboh mereka. Tapi pihak pemerintah Prancis sebelumnya juga tidak tegas menyelesaikan kasus ini, sangat berbeda ketika kasus majalah yang memuat foto telanjang dada Kate Middleton istri dari pangeran William, Prancis mengambil tindakan tegas akan kasus itu,” tambah Syafii Pasaribu yang juga merupakan mantan penganut agama Kristen Protestan.

Korps Dai Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ciputat menghimbau kepada media untuk menyajikan berita mengenai kasus ini secara berimbang dan jangan didramatisir, seakan-akan Islam itu menjadi agama yang radikal. Padahal dibalik kasus pembunuhan itu ada peristiwa dimana penembak tidak melukai pegawai perempuan dengan alasan bahwa mereka tidak membunuh perempuan, namun ini luput dari pemberitaan media massa.*

 

Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

perbankan syariah

Perguruan Tinggi Dapat Menjadi Ujung Tombak Inovasi Keuangan Syariah

Polisi Jabar Latih 86 Ribu Tukang Ojek Jadi Intel

Polisi Jabar Latih 86 Ribu Tukang Ojek Jadi Intel

Temui Presiden di Istana, Muhammadiyah Ajak Jokowi Tangani Terorisme Tidak Dekonstruktif

Temui Presiden di Istana, Muhammadiyah Ajak Jokowi Tangani Terorisme Tidak Dekonstruktif

MUI Mengusulkan Ulama Dilibatkan Dalam Penyelesaian Aceh

MUI Mengusulkan Ulama Dilibatkan Dalam Penyelesaian Aceh

Sejarawan Kritik Pernyataan “Garis Keras” Mahfud MD

Sejarawan Kritik Pernyataan “Garis Keras” Mahfud MD

Baca Juga

Berita Lainnya