Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Dr Aidh Al Qarni: Indonesia Negara Islam Pembawa “Laa Ilaha Illallah”

Muh. Abdus Syakur/Hidayatullah.com
Aidh Al Qarni menyampaikan ceramah di Masjid Istiqlal, Jakarta
Bagikan:

Hidayatullah.com–Syeikh Dr Aidh Abdullah al-Qarni kembali mengunjungi Indonesia. Salah satu agenda penulis buku fenomenal La Tahzan ini ialah mengisi ceramah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (09/01/2015).

Dalam ceramahnya usai shalat Jumat bersama ribuan umat Islam, Aidh al-Qarni mengapresiasi Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar.

“Saya mengatakan kepada Anda sekalian bahwa saya mencintai bapak-bapak dan mencintai masyarakat Indonesia, yang merupakan negara Islam terbesar. Yaitu negara yang membawa kalimat ‘Laa ilaha illallah, tiada tuhan selain Allah’,” ujarnya seperti dikatakan penerjemahnya.

Aidh al-Qarni mengatakan, kalimat syahadat tersebut merupakan pemersatu umat Islam di seluruh dunia dan sepanjang masa.

“Kita tahu bahwa (Sahabat) Umar Ibn Khatthab itu adalah seorang Arab, tapi dia merupakan seorang Muslim. Juga Bilal dia berasal dari Habasyah, tapi dia juga seorang Muslim,” ujarnya mencontohkan.

“Kemudian Alfatih berasal dari Turki, tapi juga dia seorang Muslim. Kemudian Thariq bin Ziyad, juga berasal dari Habasyi, tapi juga seorang Muslim,” lanjutnya.

Ia mengatakan, sesungguhnya manusia diciptakan oleh Allah Subhanahu Wata’ala untuk bertakwa kepada-Nya. Adapun berbagai perbedaan yang ada adalah agar manusia saling kenal-mengenal.

Pantauan hidayatullah.com di tempat acara, Aidh al-Qarni berbicara didampingi Imam Besar Masjid Istiqlal KH Ali Musthofa Ya’qub. Ia sempat menyinggung hubungan baik antara Indonesia dengan para saudagar Arab yang datang ke Nusantara pada masa perjuangan kemerdekaan RI.

“Bapak-bapak (masyarakat Indonesia. Red) juga telah menyebutkan, atau membagikan istilah, kalau untuk orang-orang yang membawa risalah Islam itu, pedagang dari negeri Arab itu, sebagai saudara,” ujar Aidh al-Qarni.

“Sementara bapak-bapak menyebutnya untuk masyarakat atau negara Belanda yang melakukan penjajahan di sini sebagai negara penjajah,” lanjutnya, seraya mengatakan, kemerdekaan RI dari penjajah atas usaha keras rakyat Indonesia.

Aidh al-Qarni datang ke Istiqlal bersama rombongan Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia. Pada acara tersebut, tampak hadir Wakil Amir Majelis Mujahidin Indonesia, Ustadz Abu Muhammad Jibril. Ceramahnya berlangsung hampir 1 jam.*

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Seluruh Anggota KPU Harus Diperiksa

Seluruh Anggota KPU Harus Diperiksa

Kapolri Tak Nyaman Istilah “Cicak”

Kapolri Tak Nyaman Istilah “Cicak”

Amien Rais: Pembantaian Anggota Ikhwan sangat Kejam

Amien Rais: Pembantaian Anggota Ikhwan sangat Kejam

MUI Dukung Diintensifkannya Pendidikan Pra Nikah, Materinya Harus Komprehensif

MUI Dukung Diintensifkannya Pendidikan Pra Nikah, Materinya Harus Komprehensif

Prabowo Tegaskan Menolak Hasil Penghitungan yang Curang

Prabowo Tegaskan Menolak Hasil Penghitungan yang Curang

Baca Juga

Berita Lainnya