Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Agar Beretika dan Bermoral, Partai Politik Disarankan Contoh Masyumi

Partai Masyumi: Menjadikan politik sebagai wasilah dakwah
Bagikan:

Hidayatullah.com-Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan bahwa partai politik yang ada saat ini semestinya mencontoh Partai Majlis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi), partai Islam yang menurutnya dalam sejarah paling demokratis.

“Masyumi (partai Islam) itu lebih demokratis daripada partai yang ada sekarang,” ucap Burhanuddin Muhtadi saat menjadi pembicara dalam bedah buku yang diadakan di auditorium FISIP UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta belum lama ini.

Padahal, ia melanjutkan, petinggi-petinggi atau elit partai Masyumi kebanyakan alumni yang berpendidikan dari luar atau Barat. Namun mereka tetap lebih bermoral daripada partai yang ada saat ini.

“Meski banyak berpendidikan Barat, namun etika mereka tetap bermoral,” tambahnya dengan tegas.

Oleh sebab itu, ia berharap agar partai-partai yang ada, khususnya partai Islam agar dapat mencontoh perjalanan Masyumi. Dan semestinya partai yang ada saat ini dapat menjadikan Masyumi sebagai salah satu representasi yang utama.

“Masyumi itu layak untuk dijadikan representasi,” tutupnya.

Perlu diketahui, bahwa partai Masyumi adalah salah satu partai Islam pertama yang yang lahir pada masa setelah Indonesia merdeka lima tahun. Pada saat itu Masyumi lahir dari gabungan puluhan ormas Islam. Di antaranya Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Namun usia partai ini tidak lama. Hanya lima belas tahun kurang lebih. Dibubarkan oleh mantan Presiden Soekarno.*

 

 

Rep: Robigusta Suryanto
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

MUI Minta Aparat Penegak Hukum Transparan Soal Kasus Penembakan Anggota FPI

MUI Minta Aparat Penegak Hukum Transparan Soal Kasus Penembakan Anggota FPI

Kemenag: Soal “Good Looking” itu Hanya Ilustrasi

Kemenag: Soal “Good Looking” itu Hanya Ilustrasi

Ketua Pansus RUU Terorisme Sebut yang Diinginkan Pemerintah “Kebebasan Membantai”

Ketua Pansus RUU Terorisme Sebut yang Diinginkan Pemerintah “Kebebasan Membantai”

MUI Ternate Desak KPU & Bawaslu Tidak Utak-atik Suara Rakyat

MUI Ternate Desak KPU & Bawaslu Tidak Utak-atik Suara Rakyat

Penambahan Posisi di Struktural KPK Menuai Kritik dari Bambang Widjayanto

Penambahan Posisi di Struktural KPK Menuai Kritik dari Bambang Widjayanto

Baca Juga

Berita Lainnya