Ahad, 17 Oktober 2021 / 11 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Bercampur Kepentingan Politik, Pendidikan Indonesia Tak Akan Berkembang

merdeka
Sebuah aksi menolak Kurikulum 2013 di Kemendikbud
Bagikan:

Hidayatullah.com– Penghentian pelaksanaan Kurikulum 2013 oleh Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan terus menjadi polemik

Praktisi pendidikan Islam kota Malang, Ali Imron mengaku kecewa dengan kebijakan yang terjadi pada dunia pendidikan Indonesia, dimana tiap ganti menteri berganti pula kebijakannya.

“Ada banyak kepentingan politik yang dominan di dalam pendidikan Indonesia,” ucap Direktur LPI Ar-Rohmah Malang kepada hidayatullah.com, Senin, (08/12/2014).

Karena itu, Ali Imron mengaku pendidikan di lembaga Hidayatullah tidak terlalu mementingkan apa itu kurikulum KTSP, K13 dan lain sebagainya, dikarenakan Hidayatullah sudah memiliki kurikulum yang sudah bisa menyeimbangi antara kurikulum Diknas dan Kurikulum “Khusus Ponpes Hidayatullah” yang lebih mengarah kepada tsaqafah Islamiyah, ulumudin baik untuk tingakatan SMP, SMA, dan sekolah Tinggi milik Hidayatullah.

Ia meyakini, selama Indonesia ini masih dipimpin oleh presiden maupun para jajaran menteri yang selalu dominan kepentingan politik, maka akan selalu berobah-obah pula kepentingannya.*/Khuluq

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Ormas Islam Riau Sayangkan Pemberitaan Nasional Tentang Kasus Bekasi

Ormas Islam Riau Sayangkan Pemberitaan Nasional Tentang Kasus Bekasi

Soal Idul Adha, Ahok Ngotot Akan Turunkan Petugas RPH

Soal Idul Adha, Ahok Ngotot Akan Turunkan Petugas RPH

Dai Saudi: Persatuan Saudi dan Indonesia Bisa Satukan Ahlussunah

Dai Saudi: Persatuan Saudi dan Indonesia Bisa Satukan Ahlussunah

Masih Terus Terjadi Ketimpangan Struktural di Indonesia

Masih Terus Terjadi Ketimpangan Struktural di Indonesia

Pilkada DKI, Para Jawara-Pengacara “Bang Japar” Awasi Tiap TPS secara Resmi

Pilkada DKI, Para Jawara-Pengacara “Bang Japar” Awasi Tiap TPS secara Resmi

Baca Juga

Berita Lainnya