Sabtu, 16 Oktober 2021 / 9 Rabiul Awwal 1443 H

Nasional

Banyak Iklan Rokok di TV Langgar Aturan Siaran

ist.
Ilustrasi.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Koalisi Masyarakat Sipil untuk Perlindungan Anak dari Zat Adiktif menilai, penayangan iklan rokok di sejumlah stasiun televisi melanggar aturan standar program siaran.

Saat melakukan audiensi dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di Jakarta, Senin (1/12/2014), Direktur Eksekutif Lentera Anak Indonesia Hery Chariansyah Remotivi memantau penayangan iklan rokok di televisi dan melihat banyak iklan rokok yang disiarkan di luar ketentuan jam tayang di atas pukul 21.30.

Direktur Remotivi Roy Thaniago menyebutkan, berdasarkan pemantauan siaran pada 11 stasiun televisi pada 14 Agustus 2014, mayoritas iklan produk rokok ditayangkan menjelang pukul 21.30.

“Setidaknya ada tujuh stasiun televisi swasta yang menyiarkan iklan rokok tidak sesuai ketentuan siar,” katanya.

Ketujuh stasiun televisi itu, ia menjelaskan, memperkenalkan merek produk rokok tertentu secara langsung dan menyiarkan iklan beasiswa, musik, olahraga, dan sebagainya, yang disponsori produk rokok tertentu.

Padahal, menurut Standar Program Siaran (SPS), siaran iklan dilarang memperagakan wujud rokok dan pasar. Iklan rokok dilarang tayang di luar pukul 21.30-05.00 waktu setempat dan program siaran berisi segala bentuk strategi promosi produsen rokok dikategorikan sebagai iklan rokok.

Selain itu, menurut Hery, ada pelanggaran dalam penayangan peringaran bergambar pada iklan rokok. Iklan rokok masih menampilkan seorang pria merokok dengan asap mengepul disertai gambar tengkorak dengan tulisan “merokok membunuhmu”.

“Ada keganjilan regulasi dengan pencantuman peringatan gambar. Masalahnya, gambar menggunakan wujud rokok dan orang yang sedang merokok. Ini merupakan pelanggaran pasal 27 (b) PP Nomor 109 tahun 2012,” kata Hery.

Komisioner KPI Pusat Bidang Pengawasan Isi Siaran, Agatha Lily, mengatakan, KPI juga mendapatkan temuan serupa saat melakukan pemantaua pada Agustus-September, namun mengaku tidak ingat stasiun televisi mana saja yang melanggar aturan siaran iklan rokok.

“Mengenai pemantauan, sebenarnya ada beberapa teguran yang sudah kami berikan pada beberapa stasiun televisi pada Agustus-September. Kita keluarkan surat ke stasiun televisi agar patuhi aturan, tapi kan lagi-lagi masih,” ucap Lily.

“Pengaduan ini akan kami follow up. Soal bentuknya, akan ditentukan dalam rapat pleno nanti,” ujar dia, seperti dilaporkan Antara.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Gubernur Aceh Minta Instansi Vertikal Berzakat Melalui Baitul Mal Aceh

Gubernur Aceh Minta Instansi Vertikal Berzakat Melalui Baitul Mal Aceh

KPK Terbanyak Menangani Kasus Suap

KPK Terbanyak Menangani Kasus Suap

[Update] Korban Gempa-Tsunami 1.649 Orang Meninggal

[Update] Korban Gempa-Tsunami 1.649 Orang Meninggal

Iim Baasyir: Jangan Mau Tertipu Pakai Kata Tersangka

Iim Baasyir: Jangan Mau Tertipu Pakai Kata Tersangka

Sahabat Al-Aqsha Pamerkan Keindahan Baitul Maqdis bersama Fotografer Inggris

Sahabat Al-Aqsha Pamerkan Keindahan Baitul Maqdis bersama Fotografer Inggris

Baca Juga

Berita Lainnya