Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Muktamar Ikatan Ulama dan Duat Asia II Akan Diselenggarakan Di Malaysia

Muh. Abdus Syakur/Hidayatullah.com
Ketua beserta jajaran pengurus Ikatan Ulama dan Duat Asia Tenggara pada acara penutupan Muktamar I di Depok, Sabtu (30/11/2014)
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin dari Indonesia terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Ulama dan Duat Asia Tenggara (Rabithah Ulama wa Du’at Janub Syarqi Asia). Ia terpilih dalam Muktamar I rabithah tersebut yang berlangsung di Hotel Santika, Jl Margonda Raya, Depok, Jawa Barat.

Muktamar bertema “Membangun Peradaban Asia Tenggara dengan Prinsip Moderat Ajaran Islam (al-Wasathiyyah)” ini berakhir pada Ahad (30/11/2014) pagi. Ditutup oleh Wakil Menteri Luar Negeri Malaysia Dato Hamzah Zainuddin.

Program awal lembaga ini, menurut Zaitun sebagai ketua terpilih, selain menyusun kepengurusan juga melakukan konsolidasi dengan para ulama dan dai se-Asia Tenggara.

Ia akan melakukan kunjungan ke berbagai negara ASEAN dan Timor Leste, baik yang menghadiri muktamar maupun tidak. Kemudian, katanya, lembaganya akan menjalin kerjasama dengan ASEAN secara khusus.

“Berikutnya program peningkatan ilmu terhadap para ulama dan juga peningkatan ibadah,” ujarnya kepada hidayatullah.com dan sejumlah wartawan usai acara penutupan.

Selain itu, jelasnya, rabithah tersebut akan melakukan upaya-upaya advokasi terhadap persoalan Rohingya (Myanmar), termasuk mengenai isu-isu negatif seperti di Filipina Selatan dan Thailand Selatan.

“Kita ingin memperjuangkan kepentingan mereka sesuai dengan kapasitas ulama,” ujarnya.

Terkait program dalam negeri, ia mengatakan, sebagai ketua dirinya tidak hanya berpikir untuk Indonesia saja, tapi lebih luas dari itu. Indonesia, katanya, harus memberi pengaruh yang kuat pada kinerja Ikatan Ulama dan Duat Asia Tenggara.

“Indonesia harus lebih kuat lagi melakukan konsolidasi, sebagai negara Islam terbesar,” ujarnya.

Muktamar II di Kuala Lumpur

Zaitun terpilih secara aklamasi dalam musyawarah mufakat yang digelar pada Sabtu (29/11/2014) malam. Pria yang juga Ketua DPP Wahdah Islamiyah ini merupakan salah seorang inisiator berdirinya rabithah tersebut.

Adapun posisi Sekretariat Jenderal (Sekjen) dijabat oleh Dr Jeje Zainuddin yang juga Wakil Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI).

Sementara itu, berdasarkan keterangan panitia, muktamar selanjutnya diagendakan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia. Menurut seorang pembawa acara akan digelar pada tahun 2015. Namun, agenda tersebut kemungkinan bisa berubah.

Sebab, menurut Jayadi, salah seorang pengurus, “Muktamar (selanjutnya akan digelar) tiga tahun ke depan. Tapi rencananya setiap 6 bulan ada pertemuan,” ujarnya saat dikonfirmasi hidayatullah.com secara terpisah, Senin (1/12/2014).

Acara inti Muktamar I berlangsung pada Sabtu-Ahad (29-30/11/2014) bertepatan dengan 7-8 Shafar 1436 H. Diikuti sekitar 113 orang peserta dan didukung 10 negara ASEAN ditambah Timor Leste. Perwakilan Brunei Darussalam dan Vietnam tidak bisa menghadiri muktamar ini karena alasan teknis. Muktamar ini dibuka oleh Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid.

Berdasarkan rilis dari panitia, “Ikatan Ulama dan Duat Asia Tenggara (Rabithah Ulama wa Du’at Janub Syarqi Asia)” merupakan nama resmi lembaga tersebut.*

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

FKDM Minta Usut Panitia Pencetus Ide Pawai Karnaval PKI di Pamekasan

FKDM Minta Usut Panitia Pencetus Ide Pawai Karnaval PKI di Pamekasan

Viral RUU Ciptaker Ancam Eksistensi Ponpes, Menag: Merujuk UU Pesantren, Tak Ada Sanksi Pidana

Viral RUU Ciptaker Ancam Eksistensi Ponpes, Menag: Merujuk UU Pesantren, Tak Ada Sanksi Pidana

Pemerintah Aceh Izinkan Dayah-dayah Beraktivitas Kembali

Pemerintah Aceh Izinkan Dayah-dayah Beraktivitas Kembali

Indonesia Keberatan Standarisasi Kelapa Sawit AS

Indonesia Keberatan Standarisasi Kelapa Sawit AS

Perekonomian Indonesia Bangkit Kalau Umat Islam Mampu Berjamaah Dalam Muamallah

Perekonomian Indonesia Bangkit Kalau Umat Islam Mampu Berjamaah Dalam Muamallah

Baca Juga

Berita Lainnya