Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Umat Islam Garut Deklarasikan Tolak Syiah

Bagikan:

Hidayatullah.com—Sekitar 5 ribu umat Islam Kabupaten Garut dari berbagai ormas Islam dan elemen dakwah menghadiri Deklarasi Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), Ahad (30/11/2014).

Acara yang berlangsung di Masjid Agung Garut yang bersebelahan dengan pendopo Kabupaten Garut ini selain dihadiri perwakilan ormas Islam juga mendapat dukungan penuh dari Bupati Garut Rudy Gunawan.

Meski berhalangan hadir, Bupati Garut Rudy Gunawanyang diwakili Kabag Kesra Kabupaten Garut yang menyampaikan ucapan terimakasih dan sangat mengapreasi kegiatan tersebut sebagai salah satu cara dalam menjaga akidah umat Islam. Menurutnya kegiatan seperti ini adalah sebuah kegiatan mulia dan merupakan salah satu kegiatan dakwah dengan mencegah bentuk kemungkaran.

“Momen ini adalah kesempatan besar umat Islam khususnya yang ada di wilayah Garut untuk bersatu dalam melawan dan membendung gerak langkah Syiah. Untuk itu saya secara pribadi dan mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Garut sangat mendukung kegiatan ini,”ujarnya.

Sementara itu Ketua ANNAS Kabupaten Garut,KH.E.Yusuf Djunaedi,Lc dalam sambutan menyatakan bahwa di Garut dalam beberapa tahun terakhir ini boleh dikata sudah siaga satu untuk Syiah.Hal ini sambung Yusuf,hampir semua wilayah kecamatan di Garut sudah ada pengikut Syiah-nya. Ia menyebut ada sebuah kampung di wilayah Garut selatan yang setengah warganya sudah masuk Syiah.

Yusuf meyakinkan, ANNAS Garut selain mendapat dukungan penuh seluruh ormas Islam juga mendapat dukungan dari 180 pondok pesantren yang ada di Garut. Untuk itu dirinya mengajak seluruh umat Islam yang ada di wilayahnya jangan ragu mengantisipasi Syiah. Dirinya juga menghimbau bagi masyarakat Garut yang mungkin karena belum tahu sehingga masuk Syiah agar segera kembali lurus.

Acara deklarasi sendiri juga dihadiri Ketua Umum ANNAS,KH.Athian Ali M Dai,Lc, KH.Rizal Fadhilah,SH (Wakil Ketua Dewan Pakar ANNAS) dan perwakilan ormas Islam di Garut (NU,Muhammadiyah,Persis,PUI,Syarikat Islam,Dewan Dakwah,FPI,Garis,FUI,Gardah,LP3SY-I dan yang lainnya). Dalam orasinya mereka sepakat bahwa Syiah paham sesat dan menyesatkan.

Usai deklarasi ribuan peserta langsung melanjutkan aksinya dengan konvoi mengelilingi Kota Garut dengan kendaraan bermotor untuk mensosialisasikan secara terbuka dan tegas bahwa Syiah sesat serta menyesatkan. Sepanjang perjalanan para peserta membagikan buku dan tulisan yang menerangkan tentang Syiah kepada masyarakat pengguna jalan dan warga.*

 

 

Rep: Ngadiman Djojonegoro
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pedri Kasman: Shalat Shubuh Berjamaah itu Revolusi Mental Sesungguhnya

Pedri Kasman: Shalat Shubuh Berjamaah itu Revolusi Mental Sesungguhnya

Pimpinan IAIN Bukittinggi Dinilai Arogan

Pimpinan IAIN Bukittinggi Dinilai Arogan

Dewan Da’wah Lepas Da’I Angkatan IV ke Pedalaman

Dewan Da’wah Lepas Da’I Angkatan IV ke Pedalaman

KUIB Bantah Umat Islam Bekasi Tak Toleran

KUIB Bantah Umat Islam Bekasi Tak Toleran

MUI Akan Gelar Munas Akhir November 2020 secara Online

MUI Akan Gelar Munas Akhir November 2020 secara Online

Baca Juga

Berita Lainnya