Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Pemeritah Harus Jerat Pencela Sahabat Nabi dengan UU Penistaan Agama

Bagikan:

Hidayatullah.com–Merespon pihak Kementerian Agama (Kemenag) yang tengah menggodok Rancangan Undang-undang (RUU) Perlindungan Umat Beragama (PUB), Imam Besar masjid Istiqlal Prof Ali Mustafa Ya’kub mengatakan yang lebih penting justru penerapan UU Penistaan Agama.

“Yang perlu ditetapkan itu UU Penistaan Agama,” ucapnya melalui sambungan telepon pada hidayatullah.com, Rabu (26/11/2013) pagi.

Menurutnya, pembuatan PUB tidaklah perlu dilakukan sebab tidak ada unsur daruratnya. Justru yang penting saat ini adalah memperkuat UU Penistaan agama, yang seharusnya menjadi prioritas utama. [baca: Pemerintah Perlu Perkuat UU Penistaan Agama, Bukan UU Perlindungan Umat Beragama]

Ia mencontohkan, ada golongan atau kelompok tertentu yang sudah jelas menistakan agama namun pemerintah diam saja. Di antara dari sekian banyaknya itu ialah mereka mempertanyakan kedudukan para sahabat Nabi Muhammad shallahu ‘alaihi Wassallam, mencaci-maki bahkan sudah pada tingkat mengkafirkan sahabat Nabi.

“Ada golongan yang mempertanyakan kedudukan hingga mengkafirkan para sahabat Nabi. Padahal mereka adalah jalur sub utama kita di dalam mengenal Islam,” tegasnya.

Menurut Imam Besar Masjid Istiqlal ini, kelompok seperti ini harusnya masuk kelompok yang terjerat UU Penistaan Agama, karena dia berpotensi pemecah-belah umat.

Anehnya, jika ada yang marah di antara umat Islam karena para sahabat Nabi dicaci-maki bahkan sampai dikafirkan, pemerintah justru memberi cap ‘kelompok kekerasan’ atau memberi label ‘teroris’.

“Janganlah yang membuat masalah justru dibela,” demikian ia mengingatkan pemerintah jika tak ingin kedaimaian di Indonesia terusik.*

 

Rep: Robigusta Suryanto
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Warga Minta Masjid Baitul Arif yang Baru Harus Mampu Menampung 2000 Jamaah

Warga Minta Masjid Baitul Arif yang Baru Harus Mampu Menampung 2000 Jamaah

Bank Indonesia dan Kemenag Sepakati Kerjasam Kembangkan Ekonomi Pesantren

Bank Indonesia dan Kemenag Sepakati Kerjasam Kembangkan Ekonomi Pesantren

Pengelola Wisma Setuju Dolly Ditutup

Pengelola Wisma Setuju Dolly Ditutup

Wakil Presiden China akan Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma’ruf

Wakil Presiden China akan Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma’ruf

Luncurkan Tampilan Baru, Kiblat.net Terus Berbenah di Usia Muda

Luncurkan Tampilan Baru, Kiblat.net Terus Berbenah di Usia Muda

Baca Juga

Berita Lainnya