Senin, 15 Februari 2021 / 3 Rajab 1442 H

Nasional

Tolak BBM, Mahasiswa Dikejar dan Dipukuli Polisi Hingga Mushola

jppn
Anggota kepolisian dari polresta Pekanbaru memukul para mahasiswa yang bersembunyi di dalam mushola komplek RRI Pekanbaru, Selasa (25/11).
Bagikan:

Hidayatullah.com— Sekitar 25 mahasiswa mengalami luka berat, ringan dan satu orang kritis pasca tindakan refresif aparat kepolisian polisi saat membubarkan aksi demonstrasi yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa di Pekanbaru, Riau, Selasa (25/11/2013) sore di depan Kantor RRI.

Akibat tindakan brutal aparat keamanan ini juga menyebabkan seorang mahasiswa dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina, Pekanbaru.

Salah seorang mahasiswa, Suheri mengatakan bahwa awalnya demonstrasi berjalan lancar. Demo kali ini adalah penolakan kenaikan BBM bertepatan dengan rencana kedatangan Presiden Joko Widodo ke Pekanbaru.

Suheri mengaku, begitu aksi selesai dan massa akan pulang ada oknum pejabat Polri setempat di lokasi yang diduga memprovokasi mereka. Akibatnya massa pun terpancing hingga terjadilah bentrok.

Mahasiswa pun mendapat serangan dari aparat keamanan setempat. Bahkan, pengejaran dan pemukulan dilakukan meski mahasiswa sudah lari ke dalam mushola. Menurut Suheri, oknum Polri masih mengenakan sepatu juga masuk mengejar mahasiswa ke dalam mushola tersebut.

“Kami punya izin untuk demonstrasi ini. Tapi, ketika mau pulang kami diprovokasi dan kawan-kawan saya kemudian dikejar sampai masuk mushola,” kata Suheri seperti diberitakan Pekanbaru Pos dan JPNN, Selasa (25/11/2014).

Pihaknya akan melapor ke Polda Riau terkait tindakan brutal aparat ini. “Kalau tidak ditanggapi kami akan melapor ke Komnas HAM,” kata Suheri.

Dia menegaskan, mahasiswa tetap akan melakukan aksi besok, Rabu (26/11/2014) ketika Presiden Joko Widodo mengunjungi pasar di Pekanbaru.

“Kami tetap akan melakukan aksi. Selama ini aksi kami selalu damai, karena tidak ada yang memprovokasi,” ungkapnya.*

 

 

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Muhammadiyah Akan Gelar Konvensi Nasional Indonesia Berkemajuan

Muhammadiyah Akan Gelar Konvensi Nasional Indonesia Berkemajuan

Soal Tragedi Mina, Dubes Saudi Kecewa Pemberitaan Media Asing

Soal Tragedi Mina, Dubes Saudi Kecewa Pemberitaan Media Asing

Hasil Mukernas II Parmusi, Teguhkan Posisi Sebagai Connecting Muslim Berbasis Dakwah

Hasil Mukernas II Parmusi, Teguhkan Posisi Sebagai Connecting Muslim Berbasis Dakwah

Menang Pemilu, Erdogan Dinilai Telah Mengambil Ketokohan Attaturk Era Baru

Menang Pemilu, Erdogan Dinilai Telah Mengambil Ketokohan Attaturk Era Baru

RUU Pesantren, DPR Didorong Buka Luas Partisipasi Masyarakat

RUU Pesantren, DPR Didorong Buka Luas Partisipasi Masyarakat

Baca Juga

Berita Lainnya