Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Imam Masjidil Haram Serukan Persatuan Umat Islam

Muh. Abdus Syakur/Hidayatullah.com
Syaikh as-Sudais di depan jamaah Masjid al-Ikhlash Permata Duta, Depok
Bagikan:

Hidayatullah.com– Era globalisasi sekarang ini penuh dengan berbagai macam fitnah. Untuk menghadapinya, segenap umat Islam harus bersatu padu.

Demikian seruan Imam Masjidil Haram Syeikh Dr Abdurrahman bin Abdul Aziz as-Sudais pada acara peresmian Masjid al-Ikhlash di kompleks Perumahan Permata Duta, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Kamis (30/10/2014) malam.

“Kita menyerukan untuk senantiasa bersatu padu dan mengedepankan nilai-nilai moderasi yang merupakan bagian dari nilai-nilai Islam itu sendiri,” seru Syeikh as-Sudais melalui seorang penerjemahnya.

“Dalam kondisi penuh adanya fitnah yang timbul, perlu adanya tali persaudaraan untuk menghadapi berbagai macam tantangan. Yaitu innamal mu’minuna ikhwah (sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara. Red),” tambahnya di depan ratusan jamaah.

Selain itu, as-Sudais juga berpesan kepada umat Islam untuk memanfaatkan keberadaan masjid. Sebab masjid memiliki peran penting dalam kehidupan kaum Muslimin.

“Tentu kedudukan masjid sangat berperan penting. Rasul setelah hijrah seruan pertamanya adalah membangun masjid,” ujarnya pada acara gelaran Dewan Kemakmuran Masjid al-Ikhlash dan Atase Agama Kedutaan Saudi Arabia di Indonesia ini.

As-Sudais pun menyerukan umat Islam untuk menjaga keikhlasannya dalam beribadah, sebab ikhlas juga sesuatu yang penting.

“Oleh karena itu, untuk terciptanya (hal itu) perlu adanya ilmu. Ilmu syarat utama,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, as-Sudais menandatangani prasasti Masjid al-Ikhlash Permata Duta. Ia pun mengapresiasi pemilihan nama “al-Ikhlash” untuk masjid tersebut.

Pada penyampaiannya sekitar 15 menit itu, as-Sudais tidak menyinggung persoalan Masjid al-Aqsha yang baru-baru ini sempat ditutup total oleh Zionis-Israel.*

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Vonis 15 Tahun untuk Ba’asyir Dinilai Tak Manusiawi

Vonis 15 Tahun untuk Ba’asyir Dinilai Tak Manusiawi

Polri Didesak Usut Tuntas “Modus Orang Gila” Menganiaya

Polri Didesak Usut Tuntas “Modus Orang Gila” Menganiaya

Dana Insentif Rp23 M Diberikan ke Dai, Guru Ngaji, Imam, Penyuluh Agama

Dana Insentif Rp23 M Diberikan ke Dai, Guru Ngaji, Imam, Penyuluh Agama

Gempa Guncang NTB 6,5 SR Pasca 6,7 SR di NTT

Gempa Guncang NTB 6,5 SR Pasca 6,7 SR di NTT

Menag: Kesenjangan Terjadi karena Agama Dipisahkan dari Ekonomi

Menag: Kesenjangan Terjadi karena Agama Dipisahkan dari Ekonomi

Baca Juga

Berita Lainnya